KKB Papua

Tokoh Pemuda Papua Dukung TNI-Polri Tindak Tegas KKB di Beoga Puncak: Mereka Langgar HAM

Tokoh Pemuda Papua mendukung TNI-Polri melakukan penindakan terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, Kabupaten Puncak.

Penulis: Musa Abubar | Editor: Roifah Dzatu Azmah
(Tribun-Papua, Musa Abubar)
Tokoh Pemuda Papua, Ali Kabiay mendukung TNI-Polri melakukan penindakan terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, Kabupaten Puncak. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM- Tokoh Pemuda Papua, Ali Kabiay yang juga Ketua Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua, mendukung TNI-Polri melakukan penindakan terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, Kabupaten Puncak.

Sebelumnya, KKB melakukan serangkaian aksi teror di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak yang menewaskan dua guru, satu tukang ojek dan satu anak sekolah serta membakar tiga sekolah, satu rumah dan helikopter.

Tak hanya itu, KKB juga melecehkan anak gadis di desa-desa.

Baca juga: Paniel Kogoya Sumbang Dana ke KKB Rp 1 M, Azis Syamsuddin: Saya Duga Ada Orang Kuat yang Mem-backup

Dua rumah di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, yang tengah terbakar. Kejadian tersebut dilakukan KKB yang telah berada di lokasi tersebut sejak 8 April 2021, Papua, Selasa (13/4/2021)
Dua rumah di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, yang tengah terbakar. Kejadian tersebut dilakukan KKB yang telah berada di lokasi tersebut sejak 8 April 2021, Papua, Selasa (13/4/2021) ((Dok Humas Polda Papua))

Ali Kabiay menilai tindakan KKB telah melanggar hak asasi manusia (HAM) dan sangat menghambat upaya pemerintah dalam membangun Kabupaten Puncak.

"Kami mengutuk aksi keji yang dilakukan oleh KKB terhadap warga sipil di Kabupaten Puncak," kata Ali Kabiay.

Lanjut Ali, sebagai anak Papua dan mewakili seluruh elemen Pemuda Papua, mendukung penuh TNI-Polri untuk melakukan penindakan dan penegakan hukum kepada KKB di Kabupaten Puncak.

Ia menambahkan, situasi di Distrik Beoga sudah aman dari gangguan KKB dan aktivitas masyarakat sudah kembali normal.

"Ini merupakan suatu keberhasilan dari sinergitas TNI-Polri dalam memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat," tambah dia.

Baca juga: Situasi di Beoga Aman Kondusif Pascateror KKB, Kabid Humas Polda Papua: Diimbau Warga Tetap Waspada

Sebelumnya, pada Kamis (8/4/2021) sekitar pukul.09.30 WIT, KKB melakukan aksi penembakan di sebuah kios di Kampung Julugoma.Akibatnya, Oktovianus Rayo, guru SD Impres Beoga tewas karena ditembak.

Tak hanya itu, pada sore harinya KKB membakar tiga ruang kelas SMAN 1 Beoga. Pada Jumat (9/4/2021) sore, kelompok tersebut melakukan penembakan kepada Yonatan Randen, guru SMPN 1 Beoga dibagian dada.

Korban yang sempat dibawa masyarakat ke Puskesmas Beoga akhirnya meninggal dunia.

Kemudian pada Minggu (11/4/2021) malam KKB membakar Helikopter milik PT Ersa Eastern Aviation di Bandara Udara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak.

Penembakan kembali dilakukan kelompok ini terhadap tukang ojek bernama Udin suku Bugis pada Rabu (14/4/2021) menembak.

Selanjutnya, pada Kamis (15/4/2021), KKB kembali berulah dengan menembak Ali Mom (16 tahun) di bagian kepala sebanyak dua kemudian dibacok di Kampung Tanggala, Distrik Ilaga.

Ali Mom adalah salah seorang siswa SMA Negeri 1 Ilaga yang bercita-cita hendak menjadi anggota TNI.

Berita KKB Papua lainnya

(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved