KKB Papua

Anggota Komisi I DPR Minta Mahfud MD Ambil Langkah Cermat untuk Respons Situasi di Papua

Anggota Komisi I Christina Aryani mendorong Menko Polhukam bertindak mengambil langkah cermat dan terukur dalam merespon situasi terkini di Papua.

Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Anggota Komisi I Christina Aryani - Christina Aryani mendorong Menko Polhukam bertindak mengambil langkah cermat dan terukur dalam merespon situasi terkini di Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Anggota Komisi I Christina Aryani mengatakan gugurnya Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Papua Mayjen Anumerta I Gusti Putu Danny Karya Nugraha akibat tembakan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua merupakan suatu peringatan serius terhadap situasi yang tengah terjadi di Papua saat ini.

Christina  mendorong Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD bertindak mengambil langkah cermat dan terukur dalam merespon situasi terkini di Papua.

"Menko Polhukam dalam hal ini perlu mengambil langkah cermat dan terukur untuk segera merespon situasi dan kondisi yang ada," kata Christina kepada wartawan, Senin (26/4/2021).

Menurut anggota Fraksi Partai Golkar itu, kejadian di Papua belakangan ini tidak boleh dianggap sebagai suatu hal yang biasa saja.

Baca juga: Sebut Konflik Papua Tak Membaik dalam 10 Tahun Terakhir, Anggota DPR Fraksi PKS: Negara Gagal Hadir

Kewaspadaan yang tinggi, kata Christina, menjadi aspek penting dalam proses penanganan terkait situasi di Papua.

Ia berharap tidak ada lagi korban jiwa baik dari masyarakat sipil maupun aparat penegak hukum.

Selain itu, Christina menilai Komisi I DPR RI dan kementerian/lembaga terkait perlu segera menggelar rapat terbatas guna mengevaluasi langkah pengamanan di kawasan Papua.

"Langkah TNI dalam penugasan di Papua tentu perlu didukung dengan tingkat kewaspadaan sangat tinggi," ucapnya.

Lebih dari itu, ia juga menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Mayjen Anumerta I Gusti Putu Danny Karya Nugraha saat bertugas di Beoga, Papua.

Baca juga: Sayangkan Pernyataan Ketua MPR terkait KKB, Amnesty: Berpotensi Dorong Eskalasi Kekerasan di Papua

Menurut dia, Mayjen Danny layak mendapat penghormatan dari negara.

"Penghormatan maupun penghargaan layak diberikan oleh negara," tuturnya.

Sebelumnya, KKB kembali melakukan kontak tembak dengan aparat di Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (25/4/2021).

Dalam kontak tembak tersebut, Mayjen Anumerta I Gusti Putu Danny Karya Nugraha dinyatakan gugur.

Kontak tembak tersebut terjadi akibat KKB melakukan penghadangan dan penyerangan terhadap rombongan Kabinda.

Berita lainnya terkait KKB Papua

(Kompas.com/Rahel Narda Chaterine)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kabinda Papua Gugur, Menko Polhukam Dinilai Perlu Ambil Langkah Cermat untuk Merespons Situasi di Papua

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved