Breaking News:

Ribuan Ikan Mati di Sungai Rufei, Dinas Perikanan Kota Sorong Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Matinya ribuan ikan laut di Sungai Rufei membuat geger warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai Rufei, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong.

Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Astini Mega Sari
Kompas TV
Fenomena ikan mati di bantaran Sungai Rufei Kota Sorong. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM - Matinya ribuan ikan laut di Sungai Rufei membuat geger warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai Rufei, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, Papua Barat.

Kepala Dinas Perikanan Kota Sorong, Very Kambuaya menjelaskan ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan terjadinya fenomena tersebut.

"Kejadian ini ada beberapa kemungkinan, seperti ingin melewati rintangan yang ada di antara laut dan sungai atau sedang dikejar ikan lain," ujar Very, kepada awak media, Selasa (27/4/2021).

Very juga menyebut ada kemungkinan ikan-ikan yang mati tersebut dikejar ikan besar.

"Ikan ini dia tidak bisa hidup di dasar laut atau atas air, rata-rata hanya ada pada pertengahan saja," ucap Very.

Baca juga: Bangun Budaya Siaga sejak Dini, BPBD Papua Barat Bentuk Sekolah Komunitas Bencana

Very menjelaskan ikan-ikan yang mati tersebut adalah jenis ikan sarden kecil yang hidup bergerombol.

"Kejadian ini merupakan yang kali pertama terjadi di Sorong Papua Barat," tuturnya.

"Bisa juga bisa juga pengaruh limbah, namun tidak terlalu, sebab kawasan situ tanpa garam,"

Sebelumnya, Brien Pareri salah satu warga di sekitar bantaran sungai Rufei menjelaskan kejadian ikan mati sejak Senin (26/4/2021) siang.

"Tidak ada informasi apa-apa tentang kejadian ini dan baru kali pertama terjadi di sini," tuturnya.

"Kemarin bukan hanya ikan namun juga tampak sejumlah udang pun ada di bantara sungai Rufei," imbuhnya. (*)

Berita lain terkait Papua Barat

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved