Breaking News:

PAPUA TERKINI

Pengamat Politik Uncen : Polemik Plh Gubernur Papua, Mendagri Harus Turun Tangan

Saat ini dibutuhkan statement Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri untuk menyelesaikan permasalahan di tanah Papua saat ini

Tribun-Papua.com
Pengamat Politik Universitas Cendrawasih, Diego Romario D Fretes 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Tio Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Polemik terkait penunjukan Dance Y Flassy sebagai Pelaksana Tugas Harian (PLH) Gubernur Papua mendapat banyak sorotan publik.

Salah satunya datang dari Pengamat politik Universitas Cenderawasih, Diego Romario D Fretes.

Baca juga: BREAKING NEWS: Bertolak ke Papua Awal Juli, Lukas Enembe Langsung Ambil Tugas Gubernur

Menurutnya Polemik yang memanas saat ini harus diselesaikan secepatnya oleh Menteri Dalam Negeri, agar tidak merambat ke Politik Identitas.

“Saat ini dibutuhkan statement Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri untuk menyelesaikan permasalahan di tanah Papua saat ini agar tak merambat ke Politik Identitas,” ucapnya ketika dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (25/2021) malam.

Baca juga: Kesehatan Gubernur Lukas Enembe Membaik , Awal Juli Pulang ke Papua

Disamping itu Kata Diego, surat penunjukkan dari Mendagri merupakan hal wajar, mengingat banyak kegiatan yang mendesak, salah satunya rapat forkompinda dan penanganan Covid-19, dan tentunya PON XX Papua 2021 kedepannya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Massa Lukas Enembe Duduki Kantor DPD Partai Demokrat, Tolak Dance Flassy Plh Gubernur

“Penunjukan Pak Flassy sebagai Plh langkah baik, karena ada hal yang mendesak, namun langkah itu dinilai menyalahi etika politik,” bebernya.

Baca juga: Inilah Sosok Pengganti Klemen Tinal di Partai Golkar Papua

Pada surat balasan dari Gubernur Papua Lukas Enembe terlihat ada satu benang merah yang putus, tak ada koordinasi dari Mendagri kepada Gubernur Papua tentang penunjukan Dance Y Flassy.

Baca juga: Jubir Gubernur Papua Rivai Darus, Penunjukkan Plh Gubernur Papua Tak Lalui Prosedur

“Langkah ini wajar jika Lukas Enembe merasa dilangkahi, karena jelas menyalahi etika politik,” ucap Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Uncen

Baca juga: BREAKING NEWS: Ini Alasan Kelompok Masyarakat Demo Tolak Dance Yulian Flassy Jadi Plh Gubernur Papua

Ia pun meminta kepada semua pihak menahan diri agar tak ada kegaduhan politik mengingat tinggal menghitung bulan menuju PON XX 2021 Papua.

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved