Minggu, 19 April 2026

KKB Papua

Cerita 50 Pekerja yang Kabur 2 Hari dari KKB di Yahukimo: Kami Lari Terus dan Ambil Anak-anak

Sebanyak 50 pekerja di Kampung Bingky, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua kabur dari KKB.

(Dok Humas Polda Papua)
Aparat keamanan tengah mengevakuasi salah satu dari empat jenazah yang tewas dibunuh KKB di Kampung Bingky, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua, Junat (25/6/2021) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Sebanyak 50 pekerja di Kampung Bingky, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua kabur ketakutan dengan datangnya Kelompok kriminal bersenjata (KKB), pada Kamis (24/6/2021).

KKB pimpinan Tendius Gwijangge alias Tendinus Murib tersebut sembat menembak empat tukang bangunan dan membuat Obaja Nang, kepala suku setempat, mengalami luka tembak di bagian kaki.

Selain korban-korban tersebut, KKB juga menyerang para pekerja jembatan.

Baca juga: Dari Januari hingga Juni 2021, KKB Papua Lakukan 55 Aksi Teror dan 22 Orang Jadi Korban Tewas

Baca juga: 50 Pekerja di Yahukimo yang Kabur dari KKB Ditemukan, Polda Papua: Tapi 1 Mandor Belum Ketahuan

50 pekerja kabur

Para pekerja jembatan yang berjumlah sekitar 50 orang, berhasil melarikan diri.

Salah satu pekerja PT Papua Cremona berinisial K, yang melarikan diri dari serangan KKB mengaku, sudah berada di sebuah distrik di Kabupaten Asmat, dengan enam anak buahnya.

Ia mengatakan, perusahaannya sedang mengerjakan pembangunan Jembatan Kali Kupa di Kampung Musumbua.

Pada Kamis (24/6/2021) pagi, rombongan pekerjanya dengan menggunakan tiga unit truk sedang menuju lokasi pengambilan ciping di Brantas.

Namun, sebelum tiba di lokasi, dari kejauhan terlihat tiga orang dengan memegang senjata tajam dan panah sudah berdiri di tengah jalan.

Merasa situasi tidak aman, K yang berada di truk pertama memerintahkan sopir untuk memutar kendaraannya dan melarikan diri.

Kondisi truk yang dipakai pekerja jembatan di Kabupaten Yahukimo. Tampak lubang di bagian kaca depan truk akibat tembakan yang dilepas KKB Tendius Gwijangge, Papua, Kamis (24/6/2021)
Kondisi truk yang dipakai pekerja jembatan di Kabupaten Yahukimo. Tampak lubang di bagian kaca depan truk akibat tembakan yang dilepas KKB Tendius Gwijangge, Papua, Kamis (24/6/2021) ((Dok Humas Polda Papua))

Diberondong tembakan

Firasatnya benar karena ketika berputar, muncul lagi beberapa orang lainnya ke tengah jalan dan melepaskan tembakan.

"Jadi, sekitar jam 9 pagi, kami tiga mobil dari lokasi proyek mau ke Brantas ambil material ciping. Sampai di kali kami dihadang sama OTK, mereka pegang parang sama panah, karena kami tahu orang ini pakai arang hitam dimuka, kami langsung putar mobil dengan jarak mobil dari mereka sekitar 20 meter," kata K, saat dihubungi Kompas.com pada Kamis (24/6/2021) malam.

Beberapa kali suara tembakan terdengar dari para pelaku.

Peluru sempat mengenai truk ketiga, namun tidak berakibat fatal karena kendaraan tersebut masih tetap bisa berjalan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved