Breaking News:

COVID 19 DI PAPUA BARAT

88 Tenaga Medis di Kota Sorong Terpapar Covid-19

Total tenaga medis yang terpapar Covid-19 di Kota Sorong, sebanyak 88 orang

TRIBUN-PAPUA.COM
Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas Covid-19 Kota Sorong, Ruddy Rudolf Lakku 

"Sehingga kita bisa menekan kasus corona di Kota Sorong, Papua Barat," tuturnya.

Gubernur Papua Barat Lakukan Pembatasan, Pasien Covid-19 Meningkat, Terduga Pelaku Pembunuhan

Selain itu, menurut data yang di rilis oleh Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Papua Barat, kasus aktif di Kota Sorong mencapai 237 orang.

Sementara itu, untuk mengantisipasi sekaligus mencegah terjadinya lonjakan, Pemerintah Provinsi Papua Barat (Gubernur), telah mengeluarkan Instruksi Gubernur nomor 4432/1339/GPB/2021.

Dalam instruksi tersebut, berkaitan dengan pembatasan kegiatan pemerintah, sosial masyarakat, dan pelaku usaha.

Selain itu, juga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), berbasis Dasawisma RT/RW, untuk percepatan pencegahan dan penanganan pandemi covid-19 di Provinsi Papua Barat.

"Instruksi terkait dengan PPKM ini mulai 5 hingga 19 Juli 2021, kita Papua Barat sudah diberlakukan," ujar Tiniap.

Update Virus Corona di Papua dan Papua Barat, Senin 5 Juli 2021: Total Kasus Capai 33.204

Kecuali, jelas Jubir Covid-19 Papua Barat, bagi mereka yang sedang mengikuti kegiatan urgent (penting), misalnya perjalanan Dinas disertai dengan izin pimpinan, mengantar orang sakit, dan kedukaan.

"Akses transportasi yang umum dipakai, hanya diperuntukkan terutama untuk logistik, kesehatan dan lainnya," jelasnya.

Tak hanya itu, Tiniap juga menjelaskan, mulai besok masa waktu berlaku Rapid Antigen hanya 2 X 24 jam.

"Yang keluar harus ada izin dari daerah tujuan, dan tidak semua orang bisa keluar," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved