Breaking News:

HISTORI

Kisah Sarwo Edhie Wibowo, Sang Jenderal Pemberani

Lahir di Purworejo, Jawa Tengah 25 juli 1925, Sarwo Edhie menghabiskan masa kecilnya di tempat kelahirannya.

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Merry Rumbino
Museum Sarwo Edi Wibowo terletak di Dok V, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, tepatnya di seberang kampus Universitas Yapis Jayapura. 

Pada masa jabatannya, Brigjen Sarwo Edhie dikenang karena jasa-jasanya.

Satu di antara jasanya adalah berani mengambil resiko dengan mengikuti perintah untuk turun langsung ke daerah konflik.

Konflik pemberontakan senjata diberbagai daerah di Irian Jaya kala itu berhasil ia tangani.

Selain itu, ia juga berperan penting dalam mengatasi peristiwa G 30 S/PKI.

Baca juga: 8 Juli Dalam Sejarah, Satelit Pertama Palapa Indonesia Diluncurkan

Saat itu, ia menjabat sebagai Komandan Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD) tahun 1965.

Sewaktu menjabat sebagai Pangdam, ia pernah mengunjungi beberapa daerah di Papua, misalnya Timika dan Manokwari.

Setelah masa tugasnya selesai, ia kembali ke Jakarta.

Sarwo Edhie wibowo pada masa akhir jabatannya berpangkat sebagai Letnan Jenderal (Letjen).

Sarwo Edhie Wibowo meninggal di Jakarta 9 November 1989.

Baca juga: 2 Juli dalam Catatan Sejarah, Krisis Keuangan Terburuk Landa Asia

Ia dimakamkan di Ngupasan, Pangenjurutengah, Purworejo, Jawa Tengah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved