VAKSINASI COVID 19
Warga Manokwari Tiba-tiba Lemas sebelum Divaksin
Biasanya efeknya terasa sekitar 6 hingga 8 jam setelah vaksin, mungkin hanya terkejut saja
Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: M Choiruman
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Seorang warga tiba-tiba terjatuh saat hendak mengikuti kegiatan vaksinasi, yang dilaksanakan di Terminal Pasar Wosi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Menurut pantauan TribunPapuaBarat.com, warga tersebut tiba-tiba terlihat lemas. Bahkan petugas yang berjaga sekaligus menyukseskan acara vaksinasi tersebut, harus beberapa kali mengusapkan air di wajah orang tersebut.
Sejumlah warga di tempat tersebut, tampak membantu dengan memegang tangannya, sembari mengusap kepalanya.
• Ada Vaksin Covid-19 Berbayar di Kimia Farma, Ini Daftar Harganya
Kakesdam XVIII/Kasuari, Kolonel dr Agus Ridho Utama, mengatakan warga tersebut diduga belum makan siang.
"Mungkin perutnya belum terisi, sehingga dia terkejut lalu lemas," ujar Agus, kepada TribunPapuaBarat.com, akhir pekan ini.
Lebih lanjut dia mengatakan, soal efek vaksin, pihaknya belum bisa memastikan kebenarannya.
"Biasanya efeknya terasa sekitar 6 hingga 8 jam setelah vaksin, mungkin hanya terkejut saja," tuturnya.
"Bisa jadi orang itu takut dengan jarum, sebab selama ini belum kami temukan yang seperti ini," Imbuhnya.
• PPKM di Papua Barat Dinilai Masih Longgar, Ini Kata Jubir Covid-19
Sementara itu, hingga hari kelima Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), di Provinsi Papua Barat.
Sejumlah warga di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, masih tampak mengabaikan protokol kesehatan selama PPKM berlangsung.
Menurut pantauan TribunPapuaBarat.com, sejumlah warga masih melakukan aktivasi diluar rumah, hingga Pukul 20.50 WIT, Sabtu (10/7/2021).
Para warga berkerumun dan tidak mengenakan masker, saat melakukan aktifitas di luar rumah.
• Pasien Covid-19 Melonjak, RSUD Provinsi Papua Barat: 1 Orang Butuh 10 Oksigen
Kerumunan warga ini tampak berada hampir disejumlah titik di Kabupaten Manokwari, seperti Borobudur, Wosi dan Rendani.
Nahasnya, kerumunan tersebut tak disikapi oleh pihak berwajib, seperti yang disebut dalam Instruksi Gubernur Papua Barat, selama masa PPKM berlangsung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/lemas.jpg)