Breaking News:

PENDIDIKAN

BPSDM Papua : Mahasiswa Penerima Beasiswa Otsus Harus Ciptakan Lapangan Kerja

Mahasiswa penerima beasiswa otonomi khusus (ostsus) Papua yang dikirim ke luar negeri dan dalam negeri diharapkan menciptakan lapangan kerja

Penulis: Patricia Laura Bonyadone | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Patricia Laura Bonyadone
Sekertaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Republik Indonesia (BPSDM) Papua, Anthony Mirin 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Mahasiswa penerima beasiswa otonomi khusus (ostsus) Papua yang dikirim ke luar negeri dan dalam negeri diharapkan menciptakan lapangan kerja setelah menyelesaikan pendidikan

Demikian disampaikan Sekertaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Republik Indonesia (BPSDM) Papua, Anthony Mirin disela-sela acara Peresmian Asrama Papua Hope Language Institut dan pelepasan 10 mahasiswa unggulan ke Amerika Serikat, Senin (12/7/2021).

Baca juga: 10 Mahasiswa Papua Dapat Beasiswa Kuliah ke Amerika Serikat

Anthony berharap kepada putra/putri daerah penerima beasiswa otsus agar setelah menyelesaikan studi di luar negeri dan dalam negeri harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan.

Menurut dia, hal ini sejalan dengan harapan Pemerintah Papua dalam menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di tanah ini.

Melalui setiap program pembelajaran yang telah didapatkan, kata dia, bisa digunakan sebagai bekal bagi generasi penerus orang asli Papua.

Baca juga: Lepas Mahasiswa Beasiswa, Triwarno Purnomo: Anak Papua Harus Kembali Bawa Hasil

"Tentu saja dengan dana yang dikeluarkan oleh pemerintah, kami berharap anak-anak ini bisa mempersiapkan diri bukan untuk menjadi pegawai, tapi sudah bisa menciptakan atau memberikan pekerjaan bagi OAP," katanya.

Dia mengatakan, bila SDM Papua bisa diperbaharui dan diperdayakan, maka generasi selanjutnya siap memimpin wilayah paling timur ini.

Baca juga: 5 Berita Populer: Uncen Hanya Terima 1.500 Mahasiswa, Situasi Yalimo hingga Jadwal KM Dobonsolo

"Tidak harus orang lain, jika kita siapkan anak muda yang berkompeten dan profesional dalam bersaing maka mereka siap jadi pemimpin,"ujarnya.

Anthony berpendapat banyak peluang dalam membudidayakan Sumber Daya Alam (SDA) Papua dengan tepat.

"Kita ini memiliki kekayaan alam yang luas,tinggal bagaimana kita mengolahya," katanya.

Baca juga: Lakukan Seleksi di 6 Daerah, Uncen Hanya Terima 1.500 Mahasiswa Lewat Jalur JMSB

Pemerintah terus berharap agar pemberian beasiswa yang dianggap tepat sasaran ini, dapat menghasilkan program-program baru bagi Papua.

"Kami tidak berharap anak-anak pulang dengan tangan kosong, atau terpaksa dipulangkan hanya karena tidak mampu," ujarnya.

Baca juga: 24 Mahasiswa Papua Dikirim ke Amerika Serikat untuk Kuliah di Universitas Unggulan

Dia menambahkan, generasi kedepannya sudah harus bisa memikirkan bagaimana mereka mulai membuat desain pesawat, mengelolah sampah dengan memanfaatkan kekayaan alam dan bergerak pada sektor laut, hutan dan perikanan.

"Kelak jika mereka serius dan disiplin, kita sebagai orang asli Papua juga bisa menciptakan karya yang nantinya bisa bersaing dengan negara-negara lainnya," katanya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved