Breaking News:

LAWAN COVID 19

Pandemi Covid-19, Danau Love Sentani Jayapura Sepi Pengunjung

Sejak pandemi Covid-19, Danau Love atau masyarakat Sentani menyebutnya Danau Emfote, sepi pengunjung. Emfote berarti perairan di tempat tinggi.

Editor: Musa Abubar
Balai Arkeologi Papua for Tribun-Papua.com
Danau Love atau masyarakat Sentani menyebutnya Danau Emfote 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sejak pandemi Covid-19, Danau Love atau masyarakat Sentani menyebutnya Danau Emfote, sepi pengunjung. Emfote berarti perairan di tempat tinggi.

Danau love berada pada ketinggian198 meter diatas permukaan laut (m dpl). Danau ini dalam bahasa Sentani disebut emfote.

Karena bentuknya sepintas mirip lambang cinta, maka generasi milenial menyebutnya sebagai Danau Love.
Generasi milenial kemudian memviralkan istilah Danau Love di akun medsosnya.

Baca juga: Gubernur Lukas Enembe Imbau Warga Taati Protokol Kesehatan Covid-19

Sehingga danau ini populer disebut sebagai Danau Love. Danau ini terletak di Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Papua.

Untuk menuju danau ini, dari Kota Jayapura dapat menggunakan kendaraan bermotor atau mobil melewati jalan lingkar Danau Sentani bagian selatan.

Baca juga: FKUB Papua Barat Dukung Kebijakan Pemerintah soal PPKM Darurat, Ibadah dari Rumah

Peneliti dari Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto menyebut Danau Love dapat dicapai dari Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura sekitar 58 menit atau 29,3 kilometer.

Jalan ini belum beraspal, kata dia, berupa jalan tanah yang diperkeras, kalau habis hujan biasanya becek terdapat genangan.

Baca juga: Dengar Penjelasan dr Lois soal Covid-19 di India, Hotman Paris Tertawa: Nggak Ada Kecelakaan Ah

Akses lainnya, menggunakan perahu motor, dari Dermaga Yahim, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura menyeberangi Danau Sentani, setiba di dermaga Putali dilanjutkan berjalan kaki sekitar 1 jam atau 2,5 kilometer menyusuri jalan alternatif, yang kanan kiri berupa semak belukar.

Beberapa Gasebo yang dibangun di Danau Love, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua
Beberapa Gasebo yang dibangun di Danau Love, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua (Balai Arkeologi Papua for Tribun-Papua.com)

Baca juga: 10 Mahasiswa Papua Dapat Beasiswa Kuliah ke Amerika Serikat

Sebelum pandemi covid-19, kata dia, danau ini ramai dikunjungi wisatawan. Danau ini sangat instagramable, wisatawan dapat berswafoto dengan latar belakang danau berbentuk love.

Sejak pandemi covid-19, danau ini tidak ditutup untuk wisatawan. Walaupun begitu, tidak ditutup tetapi tak ada wisatawan yang datang sama sekali.

Baca juga: Jelang PON, Kapolda Papua Kunjungi Posko Covid-19 Provinsi Papua

Kondisi Danau Love saat ini, fasilitas toilet tidak terawat, tidak ada penjaga, sampah plastik bertebaran begitu saja.

Tak ada penjual makanan dan minuman sejak pandemi. Karena tidak ada wisatawan. Fasilitas gazebo juga mangkrak begitu saja.

Selain pandemi covid, tambah dia, danau yang sepi dan jauh dari pemukiman, menjadi alasan lain, wisatawan tak datang ke danau ini.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved