Breaking News:

PASAR YOUTEFA PAPUA

Pedagang Pasar Regional Youtefa Pilih Jualan di Luar Gedung

Saya berjualan di luar sini karena kami tidak boleh berjualan di dalam gedung, yang boleh berjualan hanya orang asli Papua saja

Penulis: Nadila Larajina | Editor: M Choiruman
TRIBUN-PAPUA.COM
TUNGGU PEMBELI - Pedagang di Pasar Youtefa memilih berjualan di luar gedung karena lebih mudah mencari pembeli 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Nadila Larajina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pasar Induk Regional Youtefa yang diresmikan Wali Kota Jayapura, Kamis (20/5/2021) itu tampak kosong.

Dari pantauan Tribun-Papua.com, Senin (12/7/2021) siang, terlihat para pedagang memilih berjualan di pinggiran gedung.

Menurut Rahim, satu di antara pedagang yang berjualan di pinggiran gedung, yang diizinkan berjualan di dalam gedung hanya orang asli Papua.

Polda Papua Barat Tertibkan Pedagang dan Pengunjung Tak Taat Prokes di Pasar Wosi

"Saya berjualan di luar sini karena kami tidak boleh berjualan di dalam gedung, yang boleh berjualan hanya orang asli Papua saja," katanya.

Menurutnya, orang asli Papua tak mau berjualan di dalam gedung karena sepi pembeli.
"Sebenarnya, pemerintah juga harus jelas, pasar mana yang dipakai, apakah Pasar Youtefa lama atau pasar baru ini (Pasar Induk Regional Youtefa)," ucapnya.

"Karena ada dua pasar. Jadinya pembeli juga bingung mau belanja di pasar yang mana," lanjutnya.

Tribun-Papua.com juga melakukan penelusuran di Pasar Induk Regional Youtefa, untuk mencari pedagang asli Papua.

Modal Rp 500 Ribu, Yakomina Kareth Perempuan Asal Maybrath Sorong Buka Usaha Rambut Sambung

Dari hasil penelusuran, terdapat dua pedagang asli Papua yang sedang berjualan di pinggiran dekat pintu sebelah kiri Pasar Induk Regional Youtefa.

"Tidak apa-apa jualan di sini saja (pinggiran gedung) kalau di dalam sepi, tidak ada yang beli," kata Rina sembari tersenyum. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved