Breaking News:

LAWAN COVID 19

Kadistrik Abepura: Langgar PPKM Mikro Akan Ditindak

"Jika ada yang kedapatan membuka jualan padahal sudah ditegur, kami tak segan menutup dan menyegel tempat tersebut," kata Dionisius Deda.

Penulis: Patricia Laura Bonyadone | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Tirza Boyandone
Kepala Distrik Abepura Dionisius Deda. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kepala Distrik (Kadistrik) Abepura Dionisius Deda menyatakan akan memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Jayapura, khususnya Distrik Abepura bersama TNI-Polri.

Distrik Abepura kini masuk pada zona merah dengan kasus positif covid-19 sebanyak 2.952.

Untuk itu, Kadistrik akan mengambil tindakan bagi para pedagang atau toko yang tidak menaati peraturan.

Baca juga: Pedagang Kaki Lima Kota Jayapura Keluhkan Dampak Penerapan PPKM

"Jika ada yang kedapatan membuka jualan padahal sudah ditegur, kami tak segan menutup dan menyegel tempat tersebut," kata Dionisius saat ditemui Tribun-Papua.com, Selasa (13/7/2021) di ruang kerjanya.

Dion sapaan akrabnya menjelaskan, masyarakat harus lebih sadar dan paham bahwa covid-19 itu nyata.

"Jika dengan tindakan baik masyarakat bisa diatur, petugas juga tidak akan menyusahkan dan bertindak berlebihan," ujarnya.

Kini, menurut Dion, ada delapan kelurahan di Distrik Abepura telah memasuki zona merah yakni Kelurahan Asano, Kelurahan Awiyo, Kelurahan Yobe, Kelurahan Abe Pantai, Kelurahan Kota Baru, Kelurahan VIM, Kelurahan Wai Mhorock, dan Kelurahan Wahno.

"Delapan distrik ini sudah memasuki zona merah covid-19, hanya tiga kampung yang masih hijau yaitu Kampung Nafri, Kampung Engros, dan Kampung Koya Koso," ungkapnya.

Untuk itu ia menghimbau kepada para pedagang atau penjual yang masih nakal, agar sebaiknya mematuhi aturan yang berlaku.

"Kami menghimbau untuk tidak perlu melakukan kucing-kucingan dengan kami aparat karena kami akan menindak tegas dengan aturan yang ada," tegasnya.

Kadistrik memohon kepada seluruh masyarakat agar dapat bekerjasama, hingga pandemi ini berakhir.

"Aktivitas itu kami (distrik) sedang berkoordinasi dengan satuan kepolisian dan TNI untuk melakukan tindakan dalam mem-backup patroli di tingkat kota," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved