Breaking News:

MANFAAT BAYAM MERAH

Ini Cara Merawat Bayam Merah

Perawatan bayam merah Meski dapat ditanam, baik di luar maupun dalam ruangan, bayam merah sangat susah dirawat di luar ruangan

Editor: Musa Abubar
Grid.id
Bayam merah 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Perawatan bayam merah Meski dapat ditanam, baik di luar maupun dalam ruangan, bayam merah sangat susah dirawat di luar ruangan karena membutuhkan kelembapan.

Jika tinggal di daerah yang rentan terhadap suhu lebih dingin, tanamlah Iresine sebagai tanaman hias atau simpan dalam wadah dan pindahkan ke dalam ruangan saat suhu turun.

Baca juga: 8 Nutrisi pada Bayam Merah

Namun, di dalam ruangan, kemungkinan tingginya akan tetap antara 30 dan 45 sentimeter dengan daun merah yang panjangnya mencapai 10 sentimeter.

Bayam merah pada dasarnya adalah tanaman margin. Artinya, tanaman ini tumbuh di tepi hutan dan dapat menahan berbagai tingkat cahaya.

Baca juga: Manfaat Zat Besi pada Bayam Merah

Jadi, jangan letakkan terlalu dekat dengan jendela. Namun, jika tanaman terlihat kurus, kemungkinan bayam merah tidak mendapatkan cukup cahaya.

Tanah Saat menanam di luar ruangan, Iresine lebih menyukai tanah yang kaya organik dan dikeringkan dengan baik.

Baca juga: Obat Alami Petani Sayur Bayam di Jayapua Papua Menangkal Hama

Namun, untuk pertumbuhan di dalam ruangan, gunakan campuran pot berbasis tanah liat.

Perlu diketahui bahwa bayam merah bukan tanaman air. Karena itu, jangan menyiramnya terlalu banyak, tetapi penyiraman yang kurang dapat menyebabkan tepi daun cokelat dan merontokkan daunnya.

Suhu dan kelembapan Tanaman ini merupakan tanaman "rumah hangat" dan tidak dapat mentoleransi suhu yang lebih rendah atau udara dingin dan kering.

Baca juga: Papua Akan Zona Merah Covid-19 Bila Semua Pihak Tak Serius

Setidaknya, bayam merah membutuhkan suhu 10-20 derajat Celsius.

Namun, karena toleransinya yang rendah terhadap udara dingin dan kering, bayam merah harus sering disemprot dan diberi panas secukupnya selama musim dingin.

Baca juga: Viral Video Ratusan Pedagang Protes Aturan PPKM, Ini Penjelasan Kepala Satpol PP Bandar Lampung

Pot dan repoting Iresine harus direpot setiap tahun sampai mencapai ukuran dewasanya, kemudian dapat di-repoting setiap tahun atau diperbanyak untuk membuat stok baru dan dibuang.

Jadi, bagus untuk menumbuhkan rumpun kecil dalam wadah atau menanamnya dalam wadah campuran dengan tanaman tropis lainnya. (*) (Sumber : Kompas.com)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved