Senin, 13 April 2026

Lawan Covid 19

Perketat Prokes Covid-19, Masjid Agung Ash-Shalihin Sediakan Masker

Masjid Agung Ash Shalihin Abepura, Jalan Gerilyawan, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua perketat protokol kesehatan (Prokes) Covid-19

Penulis: Zaneta Chrestella Mirino | Editor: Maickel Karundeng

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Masjid Agung Ash Shalihin Abepura, Jalan Gerilyawan, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua perketat protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 saat penyembelihan hewan kurban.

Pengetatan prokes juga diterapkan saat pendistribusian hewan kurban. Hal yang sama sudah dilakukan sejak tahun lalu.

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 20 Juli 2021: Sagitarius Dapat Kejutan Romantis, Leo Jaga Emosi

Bahkan pengurus masjid menugaskan satu petugas didepan pintu masuk untuk memberikan masker yang disediakan kepada umat yang tak hendak masuk ke masjid namun tak menggunakan masker.

Wakil Ketua Qurban pada perayaan Idul Adha atau Hari Raya Qurban 1442 hijriah 2021, Nasiman Haalatif (53), mengatakan perayaan tahun ini dan tak beda dengan perayaan tahun lalu.

Baca juga: Cegah Covid-19, Anak dan Lansia Tak Diijinkan Ibadah Idul Adha di Masjid

Nasiman menjelaskan, suasana dan prosesi yang dilakukan juga sama.

Mengingat, kata dia, sejak 2020 hingga kini tingkat penyebaran Covid-19 di tanah air masih terus merangkak naik.

"Saya pikir suasananya relatif sama, karena tahun kemarin kita juga merayakan dalam suasana Covid-19, sehingga tidak ada perbedaan," katanya kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Selasa (20/7/2021).

Baca juga: Tokoh Nasrani: Melalui Idul Adha 2021, Kerukunan Umat Beragama Dapat Terjalin

Selanjutnya terkait ibadah, menurut dia, tahun ini Pemerintah Kota Jayapura mengimbau agar yang ibadah hanya 25 persen dari jemaah.

Pemerintah Kota Jayapura memberikan kebijakan untuk tidak melakukan ibadah sholat yang melebihi kapasitas, hanya boleh 25 persen.

"Sehingga tadi pagi kami langsung tutup pagar jika telah mencapai ketentuan," ujarnya.

Baca juga: Idul Adha di Batas Negara, Satgas TNI Pos Mosso Bagikan Daging Kurban Kepada Warga Papua

Sedangkan pada tahun lalu, menurut dia, padat dengan batas-batas tertentu yang sudah ditentukan pengurus masjid.

"Penuh banget mbak, waktu pandemi 2020 cuman ya, itu kita tetap terapkan prokes jaga jarak bikin batasan,jangan sampai ada klaster tempat ibadah,"katanya.

Meski demikian, tahun ini ibadah dilakukan dengan baik meski tidak banyak orang datang ke masjid.

Baca juga: Mahasiswa Minta Forkompimda Tolikara Jelaskan Alasan Penyerahan Dua Distrik

"Pokoknya senang, karena bisa dapat kesempatan di tengah-tengah Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kita tetap bisa lakukan ibadah," ujarnya.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved