Warga Blokade Jalan Trikora
Bupati Manokwari Minta Aksi Blokade Jalan Trikora Marampa Jadi Pelajaran Berharga
Peristiwa ini menjadi pembelajaran untuk kita semua untuk senantiasa menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban
Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: M Choiruman
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Bupati Kabupaten Manokwari, Hermus Indou, meminta semua pihak menjadikan kejadian blokade jalan di Marampa, Distrik Manokwari Selatan, Manokwari, sebagai pelajaran berharga.
"Ini menjadi pembelajaran untuk kita semua," ujar Indou, kepada sejumlah awak media, Selasa (20/7/2021).
"Baik untuk masyarakat dan aparat keamanan, yang ada di Manokwari," jelasnya.
• Pemicu Aksi Warga Blokade Jalan Trikora Manokwari Murni Kesalahan Informasi
Masih menurut Indou, saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, sehingga hal-hal yang mengganggu keamanan dan ketentraman orang lain harus dihindari.
"Kalaupun sudah terjadi, saya imbau untuk aparat keamanan agar bisa menyelesaikannya secara persuasif," tuturnya.
Sehingga, tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di wilyah Kabupaten Manokwari.
"Banyak hal yang tidak kita antisipasi sejak awal, kemudian itu (pemalangan) pun terjadi," ucap Indou.
• 5 Berita Populer: Polisi Bubarkan Warga yang Blokade Jalan hingga Daftar Aksi Kejahatan KKB
Kendati demikian, orang nomor satu di Manokwari mengimbau, agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi yang belum tentu kebenarannya, sehingga perlu ditelusuri secara baik dan kepala dingin agar tidak menimbulkan aksi anarkhis yang mengganggu ketertiban, kenyamanan dan keamanan.
"Mari kita kendalikan diri kita sendiri, dan menjaga ketertiban masyarakat di Manokwari serta keselamatan," ujarnya.
Kepada aparat keamanan, Indou berharap, agar sama-sama jaga, melindungi dan menyelamatkan warga masyarakat di Manokwari.
Baca juga: Polisi Bubarkan Warga yang Blokade Jalan Pakai Water Cannon
Sekadar mengingat, ada sekelompok masyarakat memblokade ruas Jalan Trikora Sowi Marampa, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Selasa (20/87/2021) pukul 17.00 WIT.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun TribunPapua-Barat.com di lokasi pemblokadean jalan sejumlah warga menyebutkan, aksi itu dilakukan menyusul adanya warga yang tiba-tiba kejang usai diamankan polisi.
Baca juga: BREAKING NEWS: Gara-gara Kejang setelah Diamankan Polisi, Warga Blokade Jalan Marampa Manokwari
Warga tersebut awalnya diduga mabuk. Kemudian diamankan petugas dan diantar pulang ke rumah. Sesampai di rumahnya, ternyata orang tersebut kejang-kejang.
Kejadian itu yang memancing emosi warga melakukan aksi blokade jalan. Warga tidak terima kondisi seorang tetangganya yang tiba-tiba kejang tersebut.
Selain melakukan aksi blokade jalan, warga setempat juga menduduki pos polisi Sowi Marampa sambil sebagian membakar kayu bekas di tengah jalan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/bupati-manokwari.jpg)