Kamis, 7 Mei 2026

Mencari Pengganti Klemen Tinal

Ini Pesan PPP Papua Terkait Bursa Calon Wakil Gubernur Papua

Wakil Ketua Fraksi Gabungan II Bangun Papua DPRP,Nason Uti mengatakan pihaknya hanya mengikuti dinamika pencalonan cawagub Papua

Tayang:
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUN-PAPUA.COM
ILUSTRASI Mmencari Pengganti Wagub Papua, Klemen Tinal 

Laporan wartawan Tribun-Papua.com,Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA -Wakil Ketua Fraksi Gabungan II Bangun Papua Dewan Perwailan Rakyat (DPR) provinsi setempat,Nason Uti mengatakan pihaknya hanya mengikuti dinamika pencalonan wakil gubernur Papua.

Partainya yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Papua berharap pemilihan calon wagup setempat sesuai pilihan Gubernur Lukas Enembe.

Baca juga: Pasien Covid-19 di RSUD Jayapura Belum Dapat Ruangan

Menurut Wakil Ketua Wilayah PPP provinsi itu, partainya mengikuti dinamika sesuai pilihan Gubernur Lukas Enembe terkait calon Wakil gubernur Papua.

"Saat ini bukan partai koalisi yang menentukan,yang menentukan itu bapak Gubernur Lukas Enembe untuk memilih dua nama yang akan di berikan kepada DPR untuk di paripurnakan," kata Nason kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Silwanus Sumule: Apa yang Dilakukan dr Victor Manuhutu adalah Dedikasi Nakes di Papua

Dia menyebutkan, partai pendukung tinggal memberikan dukungan, bagaimana strategi yang di bangun oleh calon dari partai pengusung, tak perlu mengintervensi.

Lanjut dia, perlu diketahui bahwa terjadi kekosongan kursi Wagub Papua, untuk itu Gubernur Lukas Enembe meminta dukungan kepada partai pengusung agar nama pengganti wakilnya harus di dorong dengan cepat.

Baca juga: PKPI Percayakan Gubernur Papua Lukas Enembe Tentukan 2 Nama Cawagub ke DPRP

"Kewajiban partai koalisi adalah harus mendengar dan menuruti, setelah itu mengawal," ujarnya.

Nason menjelaskan, partainya hanya mengikuti dinamika calon wakil Gubernur Papua, jelas nantinya yang menentukan dan mengajukan nama yaitu Gubernur Lukas Enembe.

Baca juga: Pasca Demo Brutal, Unipa Manokwari Hentikan Kegiatan Perkuliahan

Terkait itu, semua partai diharapkan memahami hal ini, sehingga tak menghalangi proses penentuan calon wakil gubernur.

"Kami dari PPP sudah usung 3 nama tergantung Gubernur Lukas Enembe yang menentukan dan putusannya di DPR Papua," katanya.

Baca juga: Ustaz Yusuf Mansur Masuk RS, Hemoglobin Rendah

Ketiga nama yang diusulkan yakni Yunus Wonda, Kenius Kogoya dan Abock Busup.

Dia berharap, partai jangan melakukan bola liar, tetapi harus memegang komitmen seperti dari awal memenangkan dan mendukung selama Lukmen selama satu periode.

"Jangan karena terjadi kekosongan lalu semua partai bermanufer, itu kan kelihatan kurang bagus, semua harus ikut dinamika gubernur mau seperti apa,"ujarnya.

Baca juga: Tuntut Polisi Tangkap Pelaku Perampokan, Ratusan Warga Blokade dan Bakar Ban Bekas di Jalan

"Kemudian, rakyat mau seperti apa, itu yang harus diikuti jangan partai menganggap ini kesempatan," tegas Nason.

Kewenangan penuh ada ditangan di Gubernur untuk menentukan dua nama yang nantinya akan bertarung di DPR sesuai dengan ketentuan.

Baca juga: Tokoh Agama di Papua Sambut Baik Bantuan Tabung Oksigen Panglima TNI, Berharap Pandemi Selesai

Ia berharap, Gubernur Lukas Enembe secepatnya menentukan dua nama paripurna di DPR juga secepatnya, agar bisa mengisi kekosongan kursi calon wakil gubernur.

Baca juga: PKPI Papua Usung 3 Nama Cawagub ke Koalisi Lukmen Jilid II

Para calon Wakil Gubenur Papua di antaranya, Partai Demokrat Papua, PPP dan PKPI mengusulkan Yunus Wonda.

Selanjutnya, Golkar Papua mengusung enam nama yakni Fernando Yansen Tinal, John Tabo, Kenius Kogoya, Ones Pahabol, Paskalis Kosai, dan Paulus Waterpauw.

Baca juga: Unipa Manokwari Tunda Wisuda dan PKKMB Akibat Demo Brutal

Kemudian, Partai Hanura Papua dan PKB Papua mengusulkan satu nama yaitu Kenius Kogoya, lalu PAN satu nama yakni Abock Busub.

Lalu Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan NasDem belum diketahui,nama calon wakil gubernur Papua itu akan diumumkan oleh koalisi Lukmen Jilit II pada Sabtu (24/7/2021).(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved