Breaking News:

Papa Terkini

GMKI Sayangkan Tindakan Kekerasan 2 Oknum TNI AU Terhadap Seorang Warga di Merauke

GMKI Kota Jayapura,  menyayangkan sikap represif 2 oknum TNI AU yang melakukan tindakan kekerasan terhadap salah seorang warga di Merauke, Papua

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
Ketua GMKI Cabang Kota Jayapura, Opinus Sogoneap 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kota Jayapura,  menyayangkan sikap represif 2 oknum TNI AU yang melakukan tindakan kekerasan terhadap salah seorang warga di Merauke, Papua

Demikian disampaikan Ketua GMKI Cabang Kota Jayapura, Opinus Sogoneap. Dia mengatakan, tindakan dua oknum TNI AU ini mengundang simpati dari berbagai kalangan.

Baca juga: Update Virus Corona di Papua dan Papua Barat Hari Ini, Rabu 28 Juli 2021: Total Kasus Capai 44.410‬

"Sikap prajurit tersebut sangat tidak manusiawi, panglima perlu mengevaluasi jajarannya secara baik agar bisa melakukan reorganisasi dan transformasi baik secara institusi," kata Opinus kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Rabu (28/7/2021).

Menurut dia, persoalan tersebut juga akan menambah daftar panjang pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua.

Baca juga: Pengunjung di Bandara Theys Hiyo Eluay Sentani Tak Patuhi Prokes

"Saya mengutuk keras tindakan yang dilakukan oleh kedua anggota TNI AU itu," ujarnya.

Opinus Sogoneap berharap kedua pelaku tersebut di pecat secara tidak terhormat dari institusi TNI AU lantaran telah mencoreng nama baik institusi.

Lanjut dia, keduanya harus menjalani proses hukum dan dilakukan secara terbuka agar masyarakat mengetahuinya.

Baca juga: Alwan Rimossan : Sekitar Enam Dokter di RSUD Manokwari Terpapar Covid-19

Ia mengimbau kepada masyarakat khususnya di Kota Jayapura untuk tidak melakukan aksi, sebab masih kondisi pandemi Covid-19.

Dikabarkan sebelumnya, video aksi kekerasan yang dilakukan dua oknum prajurit TNI AU POM Lanud Yohanes Abraham Dimara Merauke kepada seorang pemuda, viral di media sosial, Selasa (26/7/2021).

Baca juga: 40 Nakes Positif Terpapar Covid-19, RSUD Manokwari Lumpuh

Menindaklanjuti video tersebut, Komandan Lanud Yohanes Abraham Dimara Merauke, Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto menyatakan permohonan maafnya kepada korban dan seluruh masyarakat yang merasa terluka atas kejadian tersebut.

"Saya selaku Komandan Lanud Yohanes Abraham Dimara Merauke memohon maaf sedalam-dalamnya atas kejadian yang terjadi di jalan Raya Mandala pada 26 Juni 2021," ujarnya saat memberikan keterangan pers di Merauke, Selasa malam.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved