KKB Papua
Napi KKB Papua Kabur di Tengah saat akan Jenguk Istri yang Sakit, Polisi Ungkap Alasan Berikan Izin
Terdakwa kabur dengan memanfaatkan izin dengan dalih menjenguk istrinya yang sedang sakit, pekan lalu.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bernama Yonis Murib, kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Abepura, Jayapura, Papua.
Diketahui, Yonis Murib kabur dengan memanfaatkan izin dengan dalih menjenguk istrinya yang sedang sakit, pekan lalu.
Direktur Reskrimum Polda Papua Kombes Pol Faizal Ramadhani menuturkan izin diberikan lantaran Yonis Murib berperilaku baik selama di lapas.
"Awalnya narapidana mengajukan ijin untuk menjenguk istrinya yang sedang sakit, karena berkelakuan baik selama di lapas maka dibolehkan dengan pengawalan, namun di tengah jalan ia melarikan diri," ujar Faizal, kepada Tribun-Papua.com di ruang kerjanya, Senin (2/8/2021) siang.

Baca juga: Viral Video Pedagang Asongan Jualan di Ruang Isolasi Pasien Covid-19, Pihak RS: Kami Kecolongan
Baca juga: Tercatat Punya 3 Pemain Asing, Persipura Jayapura Siapkan Satu Tempat Lagi Jelang Liga 1 2021
Informasi terbaru, lanjut Faizal, terdakwa telah tiba di Kabupaten Lanny Jaya yang lokasinya cukup jauh dari Kota Jayapura, tempat penahanan.
"Patut disayangkan, teman-teman Lapas terlambat memberi informasi yang baru kami terima Sabtu sedangkan kejadian hari Rabu lalu," katanya.
"Kalau lebih cepat, kami akan lakukan penyekatan seluruh akses."
Meski demikian, Polda Papua bersama Satgas Nemangkawi tengah melakukan pelacakan dan pengejaran.
Yonis Murib alias Kalenak Murib telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Papua.
Sebelumnya Murib dipidana atas sejumlah kekerasan terakit makar.
Ia didakwa dengan Pasal 338 , 340 dan 365.
Murib adalah satu dari tersangka utama penyerangan serta pembakaran Polsek Pirime pada 2011 lalu.
Sebelumnya Buronan KKB Tertangkap Aparat
Sebelumnya, Satgas Nemangkawi melakukan penangkapan kepada Osimin Wenda, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, pada Kamis (22/7/2021).
Sosok KKB ini dahulu pernah menyerang rombongan Tito Karnavian.
Tak hany itu dirinya juga merupakan narapidana yang kabur dari Lapas Abepura pada 8 Januari 2016.
"Kamis (22/7/2021) pukul 11.25 personel Satgas Nemangkawi menangkap Osimin Wenda ketika yang bersangkutan masuk ke Kota Mulia, Puncak Jaya," ujar Direskrimum Polda Papua, Kombes Faisal Ramadhani, di Jayapura, Kamis (22/7/2021), dilansir dari Kompas.com.
Baca juga: Kabur dari Penjara Sejak 2016, KKB Osimin Wenda Kini Dikembalikan ke Lapas Abepura
Baca juga: Anggota KKB Sekaligus Buronan Polisi, Osimin Wenda Ditangkap Satgas Nemangkawi
Osimin Wenda sudah diobservasi oleh Satgas Nemangkawi selama dua minggu terakhir ketika keberadaannya terdeteksi di sekitar Distrik Mulia.
Setelah dipastikan yang bersangkutan adalah Osimin Wenda, maka petugas melakukan penangkapan.
Faisal menyebut, Osimin Wenda merupakan narapidana di Lapas Abepura dengan vonis penjara seumur hidup.
Namun ia bersama 13 napi lain melarikan diri pada 8 Januari 2016.
"Pelaku diketahui mendapatkan vonis seumur hidup dari hakim pada 2014 dan kemudian Kabur dari Lapas Abepura pada 2016," kata Faisal.
Salah satu daftar kejahatan Osimin Wenda adalah penyerangan kepada mantan Kapolda Papua Tito Karnavian yang saat ini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri.
Penyerangan tersebut terjadi pada 28 November 2012 ketika rombongan Kapolda dari Wamena sedang menuju ke Polsek Tiom, Kabupaten Lanny Jaya.
Selain itu, Osimin Wenda juga terlibat dalam penyerangan Polsek Pirime pada 27 November 2012.
Akibat kejadian tersebut, tiga anggota polisi gugur, termasuk Kapolsek Pirime saat itu.
Baca juga: Ini Daftar Kejahatan KKB yang Diketahui Mbobugu, Anggota dari Lekagak Telenggen
Setelah kabur dari Lapas Abepura, Faisal menyebut, Osimin Wenda masih terlibat dua tindak kejahatan bersama KKB Papua Yang pertama, penembakan tukang ojek atas nama Yanmar di Kampung Popome, Lanny Jaya, pada 2 November 2018.
Kedua, yang bersangkutan juga terlibat kontak tembak di Kampung Popome dengan personel Satgas Nemangkawi pada 2018.
TNI tangkap Anggota KKB Papua Anak Buah Lekagak Telenggen
Sebelumnya, Polda Papua memastikan telah menangkap seorang yang diduga anggota KKB Papua pimpinan Lekagak Telenggen bernama Yoniku Murib alias Mbobugu (26).
Penangkapan sebenarnya terjadi pada 12 Juli 2021, saat itu Mbobugu ditangkap bersama empat rekannya oleh personel TNI di Kampung Nigilome, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak.
Direskrimum Polda Papua, Kombes Faisal Ramadhani menuturkan, kelima orang yang diamankan tersebut kemudian diserahkan ke polisi dan diterbangkan ke Kabupaten Mimika untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Tersangka ditahan karena telah melakukan tindak pidana membawa, menyimpan, menguasai amunisi tanpa izin yang sah," ujar Faisal, melalui pesan singkat, Senin (19/7/2021).
Dari hasil pemeriksaan, sambung Faisal, Mbobugu mengetahui beberapa aksi kejahatan yang dilakukan kelompok Lekagak Telenggen, Mikiter Murib, Lerimayu Telenggen, Perenggen Telenggen, Uras Telenggen dan Kasar Tabuni.
Baca juga: KKB Tendius Gwijangge Ternyata Dulu Gabung Lekagak Telenggen, Aparat: Setelah Ditindak, Mereka Pecah
Setidaknya ada 10 aksi yang disebutkan Mbobugu pernah ia ketahui dan seluruhnya terjadi di Kabupaten Puncak.
Namun, Faisal menegaskan, keterangan tersangka harus didalami karena tidak menutup kemungkinan Mbobugu juga terlibat di aksi-aksi tersebut.
"Banyak dokumentasi/foto pelaku bersama kelompok KKB dan foto-foto pelaku memegang senpi SP2 dan M-16," kata Faisal.
Berikut daftar aksi KKB yang diduga diketahui Mbobugu:
1. Perusakan tower Telkomsel Palapa Ring di B4 (Kampung Aminggaru, Distrik Omukia) dan B5 (Kampung Toegi, Distrik Ilaga Utara) pada 3 dan 6 Januari 2021.
2. Pembakaran alat-alat untuk perbaikan tower Palapa Ring B5 pada 6 Februari 2021.
3. Pembakaran camp PT Unggul Jalan Pinggir Distrik Ilaga, pada 8 Februari 2021.
4. Pembunuhan tukang ojek, Rusman HS pada 9 Februari 2021 di jalan pinggir Distrik Ilaga.
5. Penyanderaan pesawat Susi Air di Lapangan Terbang Distrik Wangbe, 12 Maret 2021.
6. Pembakaran helikopter di Bandara Aminggaru, 11 April 2021.
7. Penembakkan tukang ojek bernama Udin di Kampung Eromaga Distrik Omukia, 14 April 2021.
8. Penembakkan pelajar Ali Mom di Kampung Wuloni Distrik Ilaga, 16 April 2021.
9. Penembakkan Bharada Komang, Ipda Anton Tonapa, Bripka Moh Syaifudin pada 27 April 2021 di Kampung Olenki Distrik Ilaga Utara.
10. Pembakaran SD Inpres Mayuberi dan beberapa rumah penduduk di Kampung Mayuberi, Distrik Ilaga Utara.(Tribun-Papua.com, Surya.co.id)
Berita KKB Papua lainnya