Breaking News:

Virus Corona

Soal Donasi Rp 2 Triliun dari Akidi Tio, Gubernur Sumsel: Tindak Tegas Pembuat Kegaduhan

Pasalya, dianggap telah mengusik suasana pandemi Covid-19 dengan memberikan bantuan bernilai fantastis kepada Kapolda Sumatera Selatan.

Editor: Paul Manahara Tambunan
Shinta Dwi Anggraini/Tribun Sumsel
Heriyanti putri bungsu Akidi Tio ditangkap Polrestabes Palembang dan jadi tersangka 

TRIBUN-PAPUA.COM - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, angkat bicara soal dugaan hoaks terkait sumbangan dari mendiang Akidi Tio sebesar Rp 2 triliun.

Herman menegaskan, ia akan menindak tegas siapapun yang telah membuat kegaduhan dan polemik di tengah penanganan pandemi Covid-19 ini.

Tak hanya itu, Herman juga menyayangkan tindakan keluarga Akidi Tio tersebut.

Pasalya, dianggap telah mengusik suasana pandemi Covid-19 dengan memberikan bantuan bernilai fantastis kepada Kapolda Sumatera Selatan.

Baca juga: Dipulangkan Keluarga saat Kritis, Pasien Covid-19 Meninggal dan Petugas Pemakaman Prokes Dianiaya

Baca juga: Polda Papua Ungkap Rincian Kerugian setelah Polsek Nimboran Ludes Dibakar Massa

"Saya sebagai pemimpin daerah akan menindak tegas siapapun yang membuat kegaduhan, membuat polemik. Sehingga suasana saat kita menangani pandemi Covid-19 ini menjadi terusik."

"Gara-gara ulah oknum tersebut yang seakan-akan memberikan bantuan senilai yang sangat fantastis itu pada Kapolda kita," kata Herman dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Selasa (3/8/2021).

Herman mengaku, sebelumnya ia sempat diundang untuk menjadi saksi pemberian simbolis dana Rp 2 triliun dari anak Akidi Tio kepada Polda Sumsel.

DERMAWAN - Penyerahan bantuan dana Rp2 Triliun dari keluarga alm Akidi Tio, pengusaha asal Kota Langsa Kabupaten Aceh Timur untuk penanganan covid-19 di Sumsel, Senin (26/7/2021).
DERMAWAN - Penyerahan bantuan dana Rp2 Triliun dari keluarga alm Akidi Tio, pengusaha asal Kota Langsa Kabupaten Aceh Timur untuk penanganan covid-19 di Sumsel, Senin (26/7/2021). (Tribun-Papua.com/Tribunnews.com)

Untuk itu Herman berharap agar kasus ini bisa dilanjutkan proses hukumnya dengan tindakan yang sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, Herman juga meminta Polri agar bisa berlaku setegas mungkin dalam kasus ini.

"Disini kami yang diundang menjadi saksi pada saat itu, bersama tokoh agama. Berharap kepada Polri agar ini berkelanjutan proses hukum dengan tindakan-tindakan yang sesuai dengan aturan berlaku. Tentu kami harapkan setegas mungkin," tegas Herman.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved