Lawan Covid 10

Sikapi PPKM Level 4, Swiss-Belhotel Jayapura Perketat Protokol Kesehatan 

Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Jayapura, pihak Swiss-Belhotel Jayapura perketat protokol kesehatan bagi pengunjung,

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Ri
Tribun-Papua.com/ Aldi
Swissbell Jayapura 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Menyikapi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Jayapura, pihak Swiss-Belhotel Jayapura perketat protokol kesehatan bagi pengunjung, dan juga para karyawan. 

General Manager Swiss-Belhotel Jayapura Elvriani Girsang, mengatakan pihaknya sangat memperketat protokol kesehatan, dan telah memvaksin semua pegawainya beberapa bulan yang lalu. 

Baca juga: Lukas Enembe Terima 6 Nama Yang Akan Dampingi Dirinya Pimpin Papua

"Semua pengunjung atau tamu hotel, wajib memeriksakan suhu tubuh, mengenakan masker dan mengisi dokumen kesehatan lainnya," Sujarnya saat ditemui Tribun-Papua.com Kamis (5/8/2021)

Menurutnya, hal itu diberlakukan demi menerapkan kebijakan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di lingkungan hotel.

Baca juga: Belum Selesaikan Hak Ulayat, Venue Selam di Depan Kantor Gubernur di Palang

"Kita sudah cukup menderita sejak Maret 2020, satu tahun lebih lamanya, untuk itu ini semua upaya kita bersama," tegasnya.

Dirinya mengaku sebagai pelaku usaha perhotelan dengan adanya pandemi Covid-19, tingkat kunjungan tamu atau orang juga berkurang. 

"Penyebab tamu hotel berkurang, karena kekhawatiran masyarakat lebih tinggi, sehingga orang yang datang ke hotel menurun," imbuhnya. 

Baca juga: Jenderal Polisi Bintang 3 Masuk Enam Besar Pencalonan Wagub Papua

Ditanya soal fasilitas kesehatan, dirinya mengatakan pihak Swiss-Bellhotel memiliki fasilitas kesehatan khusus, yakni PC Lamp dan Hemofilter. 

"Kita punya PC Lamp untuk mematikan virus, jadi setiap Rabu dan Sabtu kita lakukan penyemprotan," jelasnya. 

Menurutnya, alat tersebut nantinya akan dinyalakan selama 15 menit dan dipastikan selama berioerasi, tidak ada manusia di dalam ruangan. 

Baca juga: Akar Masalah Pembakaran Polsek Nimboran di Papua Akibat Pengaruh Minuman Keras

"Dengan alat yang dapat dioptimalkan sebelum suatu acara berlangsung, maka dipastikan ruangan kami steril," terang Elvriani.

Terkait Hemofilter, Elvriani menjelaskan fungsinya untuk merubah kondisi udara menjadi lebih bersih.

Sebagai pelaku usaha perhotelan, Elvriani berharap pemerintah dapat menghilangkan pajak bagi bisnis perhotelan, selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Baca juga: Pascapembakaran Polsek Nimboran, Kapolda Papua Akan Evaluasi Anggota Polri

"Saya mengerti di posisi pemerintah, pasti sulit sekali menyikapi hal ini, dengan angka Covid yang tinggi juga, tetapi kesejahteraan juga perlu dipikirkan," paparnya.(*) 

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved