Viral Seorang Pria Aniaya Bocah 12 Tahun Gara-gara Adiknya Mengadu, Langsung Dijemput Polisi

Seorang pria berusia 25 tahun bernama Sudiman Zebua alias Iman alias Ama Misel menganiaya bocah berusia 12 tahun berinisial FZ di Kabupaten Nias.

(KOMPAS.com/HENDRIK YANTO HALAWA)
Tersangka pelaku penganiayaan terhadap korban berinisial FZ (12) yang video penganiayaannya viral di media sosial, diapit dua personel Polres Nias. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang pria berusia 25 tahun bernama Sudiman Zebua alias Iman alias Ama Misel menganiaya bocah berusia 12 tahun berinisial FZ di Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

Bahkan perbuatan pelaku terekam dan viral di media sosial.

Sedangkan daria kejadian itu, korban masih dirawat di Rumah Sakit Umum Dr Thomsen Nias.

Kepala Unit pelayanan Perempuan dan Anak Polres Nias Ipda Omrin Siallagan mengatakan, penganiayaan itu berawal korban berkelahi dengan adik tersangka.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Beberapa Terduga Teroris di Lampung, Disebut Rangkaian Penyelidikan Suatu Kasus

Baca juga: Terkendala Internet dan Listrik, Prestasi Siswa Menurun Selama Sekolah Online di Sorong

Setelah itu, adik tersangka mengadu kepada kakaknya, Sudiman. Pelaku yang kesal lalu mendatangi korban dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korban secara berulang-ulang.

Perbuatan yang dilakukan pelaku pun viral di media sosial.

Setelah video itu viral, kata Omrin, pihaknya langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Namun, sambung Ormin, saat petugas hendak menangkapnya, ada seorang oknum warga yang menghalangi.

"Pas saat pelaku hendak diamankan dan dibawa ke Porles Nias, ada seorang oknum warga mencoba menghalangi petugas, dan setelah diberi edukasi, barulah oknum tersebut mengerti kenapa pelaku langsung diamankan petugas," kata Omrin saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (13/8/2021).

Setelah itu, pelaku langsung dibawa ke Mapolres Nias untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kata Ormin, pihaknya akan memanggil tiga orang saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

"Kami sudah mengirimkan surat pemanggilan kepada 3 orang saksi lagi, dan rencananya minggu depan ini akan dilakukan pemeriksaan," ujarnya.

Baca juga: Uang Rp 10 Juta Raib dan Ayah Ditemukan Tewas dengan Luka di Leher, Anak: Selalu Simpan di Kantong

Korban masih dirawat

Saat ini korban menjalani "trauma healing" untuk mengatasi gangguan psikologis anak. Sementara pelaku masih menjalani pemeriksaan rutin.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved