Selasa, 2 Juni 2026

Hukum dan Kriminal

Masalah Perselingkuhan, Dua Kampung di Nduga Papua Perang Suku

Dipuci masalah perselingkuhan, dua kampung di Kabupaten Nduga saling serang menggunakan alat perang tradisional, berupa busur dan panah, Rabu (18/8/20

Tayang:
Editor: Ri
istimewa
salah satu kubu yang bentrok di Nduga Papua 

TRIBUN-PAPUA.COM, NDUGA – Dipuci masalah perselingkuhan, dua kampung di Kabupaten Nduga saling serang menggunakan alat perang tradisional, berupa busur dan panah, Rabu (18/8/2021).

Dalam insident itu tiga orang warga mengalami luka akibat terkena anak panah.

Ketiganya saat ini masih menjalani perwasan di puskesmas Kenyam, Kabupaten Nduga.

Baca juga: Polisi Berpangkat Aiptu Tewas di Door tepat di Kepala

Kapolres Nduga Kompol I Komang Budiartha ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

“iya ada bentrok warga antara Masyarakat Distrik Wosak dengan Masyarakat Distrik Iniye, tiga orang luka,” ucapnya, Kamis (19/8/2021) siang.

salah satu korban yang terkena anak panah saat bentrok dua kubu di Nduga Papua
salah satu korban yang terkena anak panah saat bentrok dua kubu di Nduga Papua (istimewa)

Meski sempat diredam, aksi saling serang itu masih terus berlanjut, namun pada akhirnya kedua belah pihak memilih mengentikan aksinya.

“Situasi saat ini kondusif, sembari kami bersama pemerintahmelakukan pendekatan kepada kedua kubu,” ucapny.

Baca juga: Pakai Data Fiktif, Bendahara dan Kadis Pendidikan Kota Sorong Gasak Uang Pegawainya Ratusan Juta

Komang pun mengatakan pertikaian  akibat perselingkuhan yang terjadi pada 5 Juli 2021, namun permasalahan tersebut diselesaikan kedua belah Pihak.

salah satu kubu
salah satu kubu (istimewa)

“Masyarakat dari Distrik Wosak sudah membayar denda uang tunai kepada keluarga dari Distrik Iniye,” ucapnya.

Baca juga: Pascaaksi KKB, Situasi Yahukimo, Papua Kondusif

Lanjut Komang, keluarga Iniye terus menerus mendatangi pihak Wosak dengan maksud meminta masalah ini diselesaikan atau mengungkit kembali masalah yang lama.

“Dalam pertemuan itu dua belah pihak bersitegang, dimana masyarakat Distrik Wosak marah dan tanpa bicara banyak langsung melakukan penyerangan, yangberbuntuk saling serang,” jelasnya.

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved