Curiga Ada 2 Ekor Sapi Mati di Dalam Mobil, Warga di Buton Amuk Terduga Pencuri Hewan Ternak
Kecurigaan warga Desa Talingko, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara adanya pelaku pencurian ternak terbukti.
TRIBUN-PAPUA.COM - Kecurigaan warga Desa Talingko, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara adanya pelaku pencurian ternak terbukti.
Mereka menemukan dua ekor sapi di dalam minibus.
Setelah yakin dengan kecurigaan, warga lantas mengerubuti mobil berwarna putih dan menyeret seorang pelaku.
Massa sempat naik pitam dan menghakimi pelaku.
Baca juga: Vaksinasi di Sorong Nyaris Dibubarkan Satpol PP, Gubernur Papua Barat Kesal: Bicarakan Baik-baik
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kasatreskrim Polres Buton, AKP Aslim membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyebut, pencuri sapi berhasil diringkus pada Jumat (20/8/2021) pagi.
Pelaku diamankan bersama dengan 2 ekor sapi yang telah mati dan 1 unit mobil minibus.
Pemuda mencuri sapi di Kecamatan Pure, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) beberapa waktu lalu.
"Iya benar, pagi tadi warga menangkap seorang pelaku bagian dari komplotan pencuri sapi," ujarnya lewat panggilan telepon, Jumat (20/8/2021).
Ia menjelaskan, pelaku diamankan ketika berada dalam minibus warna putih dan langsung dibawa ke Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Kapontori.
Terpisah, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kapontori, Iptu Dessy Simon mengatakan, pelaku diamankan beserta barang bukti 2 ekor sapi dan 1 unit minibus.
Baca juga: Siswa SD Diikat dan Dianiaya Oknum TNI hingga Pingsan, Orangtua: Anak Saya Dituduh Nyuri HP
Baca juga: Inilah DPO di Papua yang Kejahatannya Masih di Ingat Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian
Ia menambahkan, pelaku dan barang bukti kini sudah diserahkan ke Polsek Pure, Polres Muna.
"Karena mencuri di wilayah hukum Polres Muna, sehingga pelaku langsung diserahkan ke Polsek Pure," tuturnya melalui sambungan telepon, Jumat (20/8/2021).
Dessy menguraikan, peristiwa penangkapan bermula dari kecurigaan warga yang
Komplotan
Di Polsek Kapotori pelaku mengakui dirinya merupakan bagian dari komplotan pencuri sapi yang telah meresahkan warga.
Dessy membeberkan, saat penangkapan pelaku bersama komplotannya di mobil minibus yang terpisah.
Hanya saja, cuma satu pelaku tertangkap karena yang lain berhasil kabur.
"Jadi ada dua mobil komplotan pencuri, pelaku lainnya berhasil kabur menggunakan mobil yang lain ketika penangkapan oleh warga itu," beber Dessy.
Spesialis
Lewat proses pengembangan penyelidikan, diketahui, ternyata pelaku merupakan bagian dari komplotan spesialis pencuri sapi.
Komplotan ini kerap mercuri sapi petani di Kecamatan Kapontori hingga Kecamatan Pure.
Lebih dari itu, komplotan pencuri sapi tersebut diduga telah menjarah sapi petani hampir di seluruh wilayah Kepulauan Buton.
Baca juga: Keluarga Pasien RSUD Bima Jadi Tersangka, Lakukan Perusakan di IGD dan Ancam Nakes
Baca juga: Sekolah Daring, Kesehatan Mental Orangtua Harus Diperhatikan
"Jadi memang para komplotan ini kami duga kerap mencuri sapi warga karena banyak warga mulai mengadu setelah penangkapan hari ini," tutur Dessy.
Ia menjelaskan, saat ini Polsek Kapontori juga tengah menyelidiki laporan warga atas perilaku komplotan pencuri sapi tersebut.
"Hanya saja kami serahkan ke Polsek Pure, karena barang bukti hari ini berasal dari sana," terangnya.
Desi menambahkan, Polsek Kapontori kini tengah mengembangkan dan mencari pelaku lain dari komplotan pencuri sapi tersebut.
(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul Warga di Buton Amankan Seorang Terduga Pencuri Bersama 2 Ekor Sapi yang Sudah Mati di Dalam Mobil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/mobil-minibus-yang-mengangkut-dua-ekor-sapi-yang-telah-mati.jpg)