PON XX Papua

Manfaatkan Momen PON, Mama-mama Penjual Noken Rajut Maskot Drawa

Saya berharap, dengan PON ini banyak yang datang ke sini (lapaknya) untuk beli noken hasil rajutan kami

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
PON XX PAPUA - Mama Papua Penjual Noken, Ovi Giay (51) menujukkan hasil rajutan maskot PON Drawa pada noken jualannya di Distrik Abepura Jayapura, Minggu (22/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dalam rangka menyemarakkan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan berlangsung Oktober mendatang di Papua, mama-mama Papua penjual Noken di Abepura, merajut ornamen ciri khas PON Bumi Cenderawasih.

Saat ditemui Tribun-Papua.com Minggu (22/8/2021), Mama Papua penjual Noken di Distrik Abepura, Ovi Giay (51) mengatakan tujuannya merajut noken khas PON Papua, selain untuk menarik minat pembeli, juga untuk menyemarakkan suasana PON.

PON XX Papua Jadi Motivasi Bagi Anak Muda Papua

Darah Atlet Turun Dari Ayah Hingga Raih Puluhan Medali

"Karena ini mau PON, jadi kita sengaja bikin modelnya, supaya pembeli juga datang lihat dan beli," ujarnya.

Dalam memeriahkan PON, Ovi bersama mama-mama Papua penjual noken lainnya, merajut maskot Drawa dan Stadion Lukas Enembe.

Ditanya soal berapa lama pengerjaannya, Ovi menjelaskan jika waktu merajutnya tergantung permintaan dari pembeli.

"Biasanya 2 sampai 3 hari sudah bisa jadi," kata Ovi.

Paul Hudson Felle: Sukseskan PON XX Papua dengan Prokes Super Ketat

Ia menyebutkan untuk harga noken ukuran besar dengan motif maskot Drawa, dibanderol sebesar Rp 400.000.

Selain Noken, juga tersedia baju rajutan bermotif Stadion Lukas Enembe dengan harga Rp 2.000.000.

Wanita yang telah berjualan noken Papua sejak 2007 itu, mengaku bangga dan senang Provinsi Papua bisa menjadi tuan rumah event empat tahunan itu.

Dirinya juga mengajak para tamu PON yang datang, untuk dapat singgah ke lapak jualannya, di depan Sentra Cenderamata Khas Papua Distrik Abepura (dekat Saga Mall Abepura).

"Saya berharap, dengan PON ini banyak yang datang ke sini (lapaknya) untuk beli noken hasil rajutan kami," harapnya.

Ini Syarat bagi Jurnalis yang Meliput Event PON XX Papua 

PON XX Papua Masukkan Cabor Ekshibisi E-Sports: Free Fire, Mobile Legends hingga PES 2021 Dilombakan

Ovi juga menyebutkan ia dan kelima mama Papua lainnya, tidak hanya menjual noken tetapi juga berjualan item khas Papua lainnya.

Selain noken, barang yang dijajakannya bersama mama-mama Papua ialah kalung tulang rusa, gelang dan gantungan kunci.

Untuk rincian harganya bervariasi, kalung tulang rusa dijual Rp 100.000, gantungan kunci Rp 25.000, dompet Rp 100.000 hingga Rp 150.000 dan kalung manik-manik Rp 20.000.

Wanita asal Nabire Papua itu, menginginkan agar PON Papua tidak hanya menjadi momen atlet Papua berprestasi, tetapi juga dapat mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat Papua.

Wanita lulusan sarjana ekonomi Universitas Cenderawasih itu, juga berharap agar PON dapat sukses diselenggarakan di Papua. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved