PON XX Papua
Beragam Tanggapan soal Gaung PON XX Papua, Warga: Influencer Harusnya Dilibatkan
Beragam tanggapan warga terkait gaung PON XX Papua, berdatangan. Ada yang menyebut semarak, namun ada juga yang mengatakan tak tampak promosinya.
Penulis: Zaneta Chrestella Mirino | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tak terasa pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tinggal 38 hari lagi.
Berbagai tanggapan dari warga terkait gaung PON XX Papua, berdatangan. Ada yang menyebut semarak, namun ada juga yang mengatakan tak tampak promosinya.
Sebagian dari warga mengatakan persiapan sudah semakin terlihat.
Mike Junet Toam Pepuho (27), pengusaha muda Papua, mengakui hal tersebut.
Tidak hanya itu, beberapa di antara anak-anak muda hingga orang dewasa juga telah dilibatkan.
"Semarak PON sudah terlihat apalagi mendekati H-38 ini relawan muda-mudi Papua, telah terdaftar," ungkapnya saat ditemui kepada Tribun-Papua.com, di Kota Jayapura, Rabu (25/8/2021).
Baca juga: KONI dan PB PON XX Papua Diminta Rincikan Penggunaan Dana Rp 150 Miliar, Ada Apa?
Baca juga: 4 Berita Populer: Presiden Kunjungi Papua Besok hingga KONI & PB PON Tanggungjawabi Dana Rp 150 M
Rata-rata relawan yang mendaftar sudah dibagi, baik pada bidang kesehatan, transportasi, hingga kesehatan.
"Ini adalah iven terbesar yang pernah dilaksanakan di Papua, sehingga ini bisa mengikat tali persaudaraan satu dengan lainnya," jawab wanita yang berasal dari Sentani ini.
Mike sapaan akrabnya, berharap melalui ajang ini, orang Papua bisa menunjukan kreativitas dan keunggulan.
"Kegiatan ini untuk semua masyarakat Papua, sehingga harus saling bahu-membahu dan melalui PON kita tunjukan Papua bisa," ujarnya.
Baca juga: Johny Banua Rouw: KONI dan PB PON Papua Harus Pertanggungjawabkan Dana Rp 150 Miliar
Terseipsah, Feliciti Felicia Hanella (27), merasakan hal yang berbeda ketika melakukan liburan selama satu bulan di Jayapura.
Menurut Ella sapaan akrabnya, dirinya tak begitu merasakan semarak PON di Kota Jayapura.
"Saya melihat seperti, masyarakat kurang antusias menyabut PON padahal sudah tinggal hitung hari," jawabnya.
Ia merasa ajang ini kurang dipromosikan secara merakyat dan jelas kepada masyarakat Papua, apalagi khalayak luas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/poster-pon-xx-papua-2021-dengan-latar-belakang-stadion-lukas-enembe.jpg)