Covid 19 Papua

Bupati Puncak Larang Pesawat Beroperasi di Wilayahnya, Ini Sebabnya

Kedapatan mengangkut penumpang, maskapai penerbangan  PT.Reven Global airtransportm dilarang beroperasi di Kabupaten Puncak seminggiu

Editor: Ri
Tribun-Papua.com/HumasPoldaPapua
Aktivitas penerbangan di Bandara Aminggaru, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (14/6/2021). Sebanyak 150 aparat gabungan TNI-Polisi bersiaga pascateror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Maskapai penerbangan  PT.Reven Global airtransport terancam tidak bisa beroperasi di Kabupaten Puncak selama seminggiu kedepan.

hal itu dikeranakan Maskapai tersebut kedapatan melanggar aturan pemerintah dalam upaya pencegahan Covid-19.

Bupati Puncak Willem Wandik dengan tegas mengeluarkan surat larangan beroperasi di Kabupaten Puncak, pada Rabu (26/8/2021) kemarin.

Baca juga: Ini Alasan Bupati Willem Wandik Larang Penumpang Pesawat Masuk ke Puncak

 “Satu minggu kami berikan sanksi tidak boleh beroperasi sejak saat ini,” ucapnya ketika di hubungi melalui sambungan telepon, Rabu (25/8/2021) sore.

Ia pun sangat menyayangkan aksi tersebut, padahal saat ini pihaknya gencar dalam penangan Covid-19.

“Maskapai penerbangan ini saya larang satu minggu jangan terbang di wilayah Kabupaten Puncak, ko pergi cari tempat lain, uang itu kita bisa cari tapi keselamatan masyarakat saya, ini tidak bisa dibeli,” tegasnya.

Terkait larangan bagi maskapai penerbangan PT.Reven Global airtransport mulai 25 hingga 28 Agustus 2021, Kata Bupati merupakan bentuk teguran bagi maskapai lain yang ingin melanggar aturan.

Baca juga: Bupati Puncak Willem Wandik: Kartu Orang Asli Papua Solusi bagi Masyarakat Merasakan Dana Otsus

 “Ini warning untuk maskapai yang lain, kita harapkan maskapai lain ikut kebijakan yang pemerintah buat, semua demi menekan angka penyebaran covid di Kabupaten Puncak,”tegasnya.

Bupati juga menambahkan Pemda Puncak hanya bisa membatasi akses penumpang di setiap pintu masuk, untuk mencegah penyebaran virus corona menyebar di wilayah Puncak.

Sebab sejauh ini penduduk local kabupaten Puncak, tidak ada yang mau mengikuti anjuran pemerintah untuk divaksin, dengan berbagai alasan, maka dari itu satu cara untuk mencegah penyebaran covid, hanya melalui penutupan akses pintu masuk penduduk ke wilayah Kabupaten Puncak, Distrik Ilaga,Gome,Sinak.

Baca juga: Geram Langgar Aturan, Bupati Puncak Larang Maskapai PT.Revan Global Beroperasional di Wilayahnya

“Saya ambil langkah tegas ini, demi menyelamatkan rakyat saya, lebih baik kita mencegah, dari pada kita mengurus orang sakit, itu lebih besar tenaga maupun biaya yang kita keluarkan,”jelasnya.

Kembali Bupati mengatakan, jika berani lagi ada maskapai yang tidak mengindahkan intruksinya, maka jangan keget, dirinya akan melaporkan maskapai tersebut ke pihak berwajib di pusat, agar izinnya dicabut,sebab semua pihak harus mendukung program pusat saat ini,yaitu menekan angka penyebaran Covid-19.

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved