Rabu, 13 Mei 2026

KKB Papua

Deretan Aksi KKB di Yahukimo, Teror dan Bunuh Pekerja Proyek hingga Pembangunan Terpaksa Dihentikan

Pembangunan jalan dan jembatan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua dihentikan karena aksi Kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Tayang:
(Dok Humas Polda Papua)
Personel Satgas Nemangkawi berada di Kali Yegi, Distrik Dekai, untuk mencari pekerja PT. Indo Papua yang melarikan diri dari KKB, Yahukimo, Papua, Senin (23/8/2021) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Pembangunan jalan dan jembatan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua dihentikan karena aksi Kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Sebelumnya, pada Minggu (22/8/2021) lalu, KKB membunuh dan membakar 2 orang pekerja pembangunan jembatan Sungai Brazza, Kampung Kribun, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Diketahui, korban merupakan Rionaldo Raturoma dan Dedi Imam Pamungkas yang ditemukan terbakar bersama mobil yang dikendarai mereka.

"Diduga setelah dibunuh, kedua korban dibakar bersama mobil yang dikendarainya oleh KKB," ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri, di Jayapura, Senin (23/8/2021).

Personel Satgas Nemangkawi berada di Kali Yegi, Distrik Dekai, untuk mencari pekerja PT. Indo Papua yang melarikan diri dari KKB, Yahukimo, Papua, Senin (23/8/2021).
Personel Satgas Nemangkawi berada di Kali Yegi, Distrik Dekai, untuk mencari pekerja PT. Indo Papua yang melarikan diri dari KKB, Yahukimo, Papua, Senin (23/8/2021). (Dok Humas Polda Papua)

Baca juga: Nasib Pembangunan di Tanah Papua, Harus Dihentikan karena Aksi Brutal KKB

Baca juga: 3 Tokoh KKB Bergabung dan Teror Yahukimo, Punya Penembak Jitu dengan Senjata Milik TNI

Polisi meyakini KKB pimpinan Tendius Gwijangge yang dalam satu minggu terakhir aktif melakukan aksi di Dekai, bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Dari lokasi kejadian, polisi menemukan barang bukti berupa satu buah anak panah, satu unit ponsel, dan satu unit mobil Hilux Double Cabin dalam kondisi hangus terbakar.

Serangan saat Evakuasi Pekerja

Setelah kasus pembunuhan sadis dua pekerja proyek itu, aparat bergegas melakukan evakuasi terhadap karyawan PT Indo Papua, Senin (23/8/2021).

Namun, mereka mendapat serangan dari KKB di tiga lokasi berbeda.

Kontak senjata pertama kali terjadi saat Satgas Nemangkawi tiba di Jembatan Kali Yegi sekitar pukul 09.10 WIT.

Personel ditembaki dari arah bukit di seberang Kali Yegi. Satgas Nemangkawi pun membalas tembakan itu.

Kontak senjata kedua pecah sekitar pukul 10.24 WIT.

Saat itu, personel yang berada di pertigaan Jalan Trans Papua Dekai Yahukimo-Tanah Merah, ditembak dari sebelah kanan.

Personel pun membalas tembakan itu. Setelah tak ada balasan dari KKB, perjalanan dilanjutkan.

"100 meter ke depan terdapat satu pohon yang melintang menutup Jalan dan ada satu unit motor tanpa nomor polisi," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal, Senin malam.

Baca juga: Menduga KKB Berulah karena Tambang Emas Ilegal, Bupati Yahukimo: Kami Putuskan akan Menutupnya

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved