Minggu, 12 April 2026

Lingkungan

Rustan Saru: Kesadaran Warga Kota Jayapura Kunci Penanganan Sampah

Rustan meminta kesadaran dan kerjasama masyarakat untuk taat pada aturan serta memiliki rasa peduli.

Penulis: Zaneta Chrestella Mirino | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Patricia Bonyadone
Wakil Waki Kota Jayapura, Rustan Saru di sela menghadiri gebyar vaksinasi Covid-19 di Kotaraja, Distrik Abepura. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Minimnya kesadaran warga Kota Jayapura dalam membuang sampah pada tempatnya, masih menjadi sorotan karena tak ada kesadaran diri dalam merawat lingkungan sekitarnya.

Baik itu sampah pelastik, botol kaca, sampah kulit pinang, puntung rokok, kotak rokok hingga  bekas makanan pun ada di setiap jalan utama hingga kompleks perumahan atau permukiman.

Bahkan, sebagian besar pejalan kaki, juga pengguna kendaraan pribadi cukup ringan tangan untuk membuang sampah sembarangan.

Pantauan Tribun-Papua.com, Senin (30/8/2021), warga yang menaiki angkutan umum (angkot) tak segan-segan menjulurkan tangan dari jendela mobil untuk membuang sampah.

Baca juga: Minimnya SDM dan Peralatan, Alasan Pemkot Jayapura Sulit Tangani Masalah Sampah

Menanggapi ini, Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru mengatakan, kebersihan lingkungan tidak bisa hanya dikerjakan oleh satu atau dua pihak; butuh kerjasama.

“Kalau sendiri tentu sulit, masalah sampah ini pekerjaan rumah bersama dan tidak bisa dikerjakan satu pihak saja,” tegasnya saat diwawancarai Tribun-Papua.com, Senin (30/8/2021) siang.

Rustan meminta kesadaran dan kerjasama masyarakat untuk taat pada aturan serta memiliki rasa peduli.

Baca juga: Anak Muda Papua Harus Sadar Bahaya Sampah Pelastik Sejak Dini

SAMPAH - Sampah plastik dan botol bekas minuman keras berserakan di pinggiran Pantai Hamadi, Kota Jayapura, Papua. Pantai ini adalah satu di antara destinasi wisata yang disuguhkan untuk para tamu PON XX Papua, pada Oktober mendatang.
SAMPAH - Sampah plastik dan botol bekas minuman keras berserakan di pinggiran Pantai Hamadi, Kota Jayapura, Papua. Pantai ini adalah satu di antara destinasi wisata yang disuguhkan untuk para tamu PON XX Papua, pada Oktober mendatang. (Tribun-Papua.com/Patricia Bonyadone)

“Masyarakat harus bisa membantu pemerintah karena ini tugas bersama, akan sulit bila penyediaan tempat sampah ada tapi diri sendiri tidak mawas menjaga dan terus buang sembarangan,” ujarnya.

Ia lalu meminta masyarakat untuk memperhatikan setiap jam pembuangan sampah.

“Harus tahu dan perhatikan bahwa wajib buang sampah itu pukul 21.00 WIT hingga 06.00 WIT, langsung buang di setiap pos yang disediakan RT/RW setempat,” anjurnya.

Baca juga: Pantai Hamadi, Destinasi Wisata yang Dipenuhi Sampah di Kota Jayapura

Nantinya, sampah akan diangkut oleh petugas dan dibawa ke penampungan di beberapa titik.

Rustan juga meminta warga Kota Jayapura untuk memperhatikan betul hal kecil terkait sampah.

“Itu yang susah, masyarakat belum paham buang tepat waktu bahkan masih sering buang sampah di jalan,” kesalnya.

Apabila terjadi curah hujan yang tinggi, sampah bisa terbawa arus dan ada di setiap tempat di jalur protokoler.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved