Pergantian Direktur RSUD Jayapura
Anggota Komisi V DPRP Pertanyakan Pernyataan Jubir Gubernur Terkait Pergantian Aloysius
Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua, Deky Nawi pertanyakan pergantian Aloysius Giyai
TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA-Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua, Deky Nawi pertanyakan pernyataan Juru Bicara Gubernur Rifai terkait pergantian Direktur RSUD Jayapura, drg Aloysius Giyai
Deky Nawipa dengan tegas mempertanyakan pernyataan Juru Bicara Gubernur Rifai Darus yang mengatakan di media bahwa alasan pergantian Aloysius karena lebih mementingkan proyek fisik daripada pelayanan.
Baca juga: Jacksen Minta Tambah Lima Pemain, Manajemen Persipura Segera Rapat Internal
"Ini pernyataan orang yang tak paham kesehatan. Di rumah sakit manapun, pelayanan yang bagus harus didukung dengan fasilitas gedung, ruangan dan alat kesehatan yang bagus. Air bersih dan listrik disediakan, lingkungan yang kumuh ditata,"katanya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mitra kerja di Jayapura, Rabu (1/9/2021).
Baca juga: Komisi V DPR Papua Akan Surati Gubernur Minta Klarifikasi Pergantian Direktur RSUD Jayapura
"Ini saya sangat tidak terima pernyataan itu. Kalau beliau diganti karena alasan lain seperti politik, silahkan. Tapi kalau alasan pergantian karena itu, sungguh sangat tidak beralasan,"ujarnya.
Dia mengatakan, rumah sakit ini sedang diubah bagus menjadi rumah sakit terbaik di kawasan Pasifik. Saya mau katakan, hari ini Gubernur Lukas Enembe nama naik dan pimpin dua periode, tapi justru ditopang oleh SKPD seperti Aloysius ini.
Baca juga: Kisah Wanita di Bandung 7 Tahun Tak Bisa Tidur: Saking Kesalnya, Jam 1 Malam Jalan-jalan
Sementara itu, anggota Komisi V DPRP lainnya, Hengky Bayage menyebutkan pihaknya sebagai legislator yang membidangi kesehatan mendengar langsung dari masyarakat bahwa sosok pejabat yang bekerja bagus di sektor kesehatan di Papua adalah Aloysius Giyai.
Baca juga: Rekomendasi 3 Film Komedi Cocok Ditonton untuk Membuat Rileks
Masyarakat juga menilai bahwa telah terjadi perubahan yang sangat pesat di RSUD Jayapura yang dipimpinnya selama setahun tujuh bulan.
"Berarti ini pasti persoalan kepentingan proyek, ada yang dorong Pak Gubernur supaya beliau diganti. Tapi kami mitra pemerintah sangat tidak setuju,"ujarnya.
Baca juga: Update Covid-19 di Papua dan Papua Barat, Selasa 1 Agustus 2021: Total Kasus Capai 54.809
"Kami minta supaya Aloysius kembali diaktifkan sebagai Direktur RSUD Jayapura supaya berakhir bersama-sama jabatan gubernur. Yang lain kami kami tidak bisa harapkan,"tambah Bayage.(*)