Breaking News:

Aparat Buru Dalang Penyerangan Posramil Kisor yang Tewaskan 4 TNI, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

Di tengah pengejaran yang dilakukan aparat, muncul kelompok separatis Papua yang mengaku bertanggung jawab atas aksi penyerangan dan pembunuhan itu.

Editor: Claudia Noventa
Unsplash.com/@r1ppy
Ilustrasi - Kelompok separatis Papua yang mengaku bertanggung jawab atas aksi penyerangan dan pembunuhan di Pos Persiapan Koramil (Posramil) Kisor, Distrik Maybrat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat pada Kamis (2/9/2021) pukul 03.00 WIT. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kelompok separatis Papua yang mengaku bertanggung jawab atas aksi penyerangan dan pembunuhan di Pos Persiapan Koramil (Posramil) Kisor, Distrik Maybrat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat pada Kamis (2/9/2021) pukul 03.00 WIT.

Diketahui, empat personel TNI gugur dalam penyerangan dan dua lainnya mengalami luka berat.

Di tengah pengejaran yang dilakukan aparat, Juru Bicara Komnas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom mengklaim terkait insiden penyerangan Posramil Kisor.

"Panglima kodap IV Sorong Raya Brigjen Deny Mos dan pasukannya bertanggungjawab aksi penyerangan ini dan Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM di bawah Pimpinan Jenderal Goliath Tabuni bertanggung jawab secara komando," kata Sebby melalui keterangan tertulis, Kamis (2/9/2021).

Baca juga: Penyerangan di Posramil Kisor Tewaskan 4 TNI, Kapolda Papua Barat Sebut Biadab: Tidak Manusiawi

Baca juga: 2 Orang Ditahan terkait Penyerangan di Posramil Kisor, Awalnya Sebut Hanya Lempar Batu hingga Ngaku

Pelaku Disebut Kelompok Separatis Teroris

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen I Nyoman Cantiasa menyatakan, para pelaku adalah Kelompok Separatis Teroris (KST) yang ingin mengacaukan situasi keamanan di Papua.

"Kamis dini hari terjadi penyerangan terhadap Pos Koramil Persiapan Distrik Maybrat Selatan, diduga ini dilakukan oleh Kelompok Separatis Teroris yang menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan anggota kami empat orang gugur, dua luka dan lima orang selamat," ujar Cantiasa di Manokwari, Kamis (2/9/2021).

Ada empat orang anggota TNI yang gugur. Mereka adalah Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari, dan Lettu Chb Dirman.

Selain itu, ada dua personel lainnya mengalami luka berat, yaitu Sertu Juliano dan Pratu Ikbal.

Jamin Keamanan Papua

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved