Ketua RT dan 3 Orang di Gowa Aniaya Seorang Warga hingga Tewas, Korban Dituding Pencuri Sapi

Kamaruddin (25), dianiaya empat orang hingga tewas di kawasan Inhutani  Dusun Sunggumanai, Desa Belapungranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.

TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID
Empat pelaku pembunuhan di kawasan Inhutani Dusun Sunggumanai Desa Belapungranga Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kamaruddin (25), dianiaya empat orang hingga tewas di kawasan Inhutani  Dusun Sunggumanai, Desa Belapungranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Identitas para pelaku yakni, Nasir Dg Rurung alias NR (40) pekerjaan sebagai petani.

Nyampa Dg Muttu atau (NM) (50) karyawan Inhutani sekaligus Ketua RT, Sangkala Dg Maling atau (SM) (50) petani dan Basri Dg Rala atau BR (40) petani. 

Mereka merupakan warga Kampung Labbakkang, Dusun Sunggumanai, Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rachman mengatakan, tersangka emosi karena belum lama ini terjadi pencurian sapi.

Korban bernama Kamaruddin (25) yang pada saat itu berada di TKP dituding sebagai pencuri oleh para tersangka.

Sehingga para tersangka melancarkan aksi penganiayaan hingga nyawa korban tak tertolong.

Baca juga: Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Disebut Kriminal Murni, Kriminolog: Tapi Kok Lama Pengungkapannya

Baca juga: Kubur dan Mencor Jenazah PNS Kementerian PU, Nopi yang Buron 2 Tahun Ditangkap: Saya Menyesal

Sementara modus keempat tersangka adalah menuduh korban tanpa dasar dan memprovokasi pelaku lainnya. 

"Modusnya korban dituduh tanpa dasar, jadi korban ini belum dipastikan apakah dia pelaku pencurian sapi atau tidak," jelasnya saat merilis di Mapolres Gowa, Jumat (3/9/2021).

Para tersangka menganiaya korban hingga tak berdaya dan meninggal dunia. 

Keberadaan korban saat itu sedang tersesat saat melintas di TKP.

Dari pemeriksaan terhadap para pelaku, korban mengaku tersesat karena ada pengaruh jin. 

Akan tetapi seorang tersangka NR pelaku yang mendapati dan mencurigai korban sebagai pencuri sapi sehingga NR menganiaya korban. 

Korban disebut sempat melakukan perlawanan, namun pelaku menebas korban dengan sebilah parang hingga terjatuh.

Baca juga: Ngaku ke Polisi Temukan Mayat, Penjaga Bangunan Kini Dipenjara setelah Terbukti sebagai Pembunuhnya

Baca juga: Setahun Menikah, Pratu Sul Ansyari Anwar di Bantai KKB di Papua Barat

Satu tersangka menuju ke rumah NM yang merupakan Ketua RT setempat dan memanggil SM. Di situ keduanya disampaikan ada pencuri sapi di hutan. 

Karena terprovokasi ketiga tersangka lainya, mereka menuju ke TKP dan menganiaya korban hingga tak berdaya. 

Bahkan satu tersangka BR mencokoki korban dengan sebuah cairan diduga racun.

"Dari pengakuan pelaku, korban juga diberikan cairan berupa racun," jelas dia. 

(TribunGowa.com/ Sayyid Zulfadli)

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved