PON XX Papua
Istora Papua Bangkit lebih Megah dari Istora Senayan di Jakarta
Istora kebanggaan masyarakat Papua ini, didanai APBN senilai 250 miliar rupiah, dan dalam event PON akan menjadi ruang perebutan medali emas.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Ri
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Provinsi Papua, menggerakkan geliat pembangunan berbagai venue, salah satunya Istora Papua Bangkit.
Istora Papua Bangkit berada di kawasan Stadion Utama Lukas Enembe (SULE) di Kampung Harapan, Distrik Sentani Kabupaten Jayapura.
Berdasarkan penelusuran Tribun-Papua.com Senin (6/9/2021) secara arsitektur, Istora Papua Bangkit mengadopsi konsep kearifan lokal Papua yang kental.
Baca juga: Inilah Curhatan 1 Anggota TNI AD Sebelum Tewas Dibantai Kelompok Separatis Papua Merdeka di Maybrat
Tampak visual dari luar, model bangunan Istora Papua Bangkit bercirikan rumah adat khas Papua yakni Honai.
Atap berwarna coklat tua dengan bentuk lingkaran model rumah Honai, melindungi venue tersebut dari cuaca ekstrim.
Selain atap, konsep lokal Papua juga diusung pada bagian lengkungan Istora Papua Bangkit, dengan menambahkan ornamen ukiran suku-suku di Bumi Cenderawasih.
Baca juga: Ini Pengakuan Dosa 1 Pelaku Penyerangan Pos TNI AD di Maybrat, hingga 4 Anggota Tewas secara Sadis
Istora Papua Bangkit memiliki bentangan dome baja sepanjang 80 meter, dan memiliki luas bangunan 7.740 meter persegi.
Dengan ukuran tersebut, menjadikan Istora Papua Bangkit jauh lebih unggul, dibandingkan Istora Gelora Bung Karno atau Senayan.
Sebab luas bangunan Istora Gelora Bung Karno hanya sebesar 3.600 meter persegi.
Istora kebanggaan masyarakat Papua ini, didanai APBN senilai 250 miliar rupiah, dan dalam event PON akan menjadi ruang perebutan medali emas, terhadap beberapa cabor.
Bangunan yang terletak di samping Stadion Utama Lukas Enembe itu, memiliki kapasitas daya tampung sebanyak 8.000 orang.
Baca juga: Letkol Hendra: Sampai ke Ujung Dunia pun tetap Kami cari Pelaku Penyerangan Pos TNI AD di Maybrat
Dari sisi konstruksinya, venue ini mampu meraih 3 peringkat kategori melalui Museum Rekor Indonesia (MURI).
Ketiga kategori yang dimenangkan itu antara lain, mempunyai struktur atap baja lengkung bentang terpanjang, berdimensi 80 meter.
Kemudian, kategori kedua memiliki atap tanpa sambungan dan baut mengerucut terluas berbentuk dome seluas 7.300 meter persegi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/istora-papua-bangkit-pon-xx.jpg)