Breaking News:

KKB Papua

Pengakuan Pratu Iqbal: Hanya 1 Senpi di Posramil Kisor Saat 50 KKB Menyerang

Saat itu posisi senjata kami cuma hanya satu dan pada saat penyerangan tersebut saya berhasil keluar Posramil dengan cara menendang pintu belakang.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Kompas.com
Pratu Iqbal, korban selamat dari aksi penyerangan Posramil Kisor, Maybrat, Papua Barat, oleh gerombolan bersenjata pada Kamis (2/9/2021) pukul 03.45 WIT. 

TRIBUN-PAPUA.COM: Pratu Iqbal merupakan satu dari dua prajurit TNI yang terluka dan berhasil selamat dari aksi pembunuhan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Pos Rayon Koramil (Posramil) Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Pratu Iqbal saat ini sempat dinyatakan hilang setelah berhasil meloloskan diri.

Video yang merekam Pratu Iqbal yang selamat, sempat viral di media sosial. Pratu Iqbal bercerita saat kejadian, ada sekitar 50 orang yang datang ke Posramil Kisor.

Baca juga: Mata-Mata Penyerangan 4 TNI di Maybrat Ditangkap, Ini Respons Komnas HAM

Mereka kemudian menyerang anggota TNI yang beristirahat menggunakan alat tajam secara membabi buta.

Menurut Iqbal, saat itu hanya ada satu senjata api di Pos Koramil Kisor.

Saat diserang, kata Iqbal, dirinya berhasil keluar dari pos setelah menendang pintu belakang.

Ia kemudian menyelam ke sungai walaupun pelaku terus mengarahkan tembakan ke posisinya.

"Saat itu posisi senjata kami cuma hanya satu dan pada saat penyerangan tersebut saya berhasil keluar Posramil dengan cara menendang pintu belakang,” kata Iqbal.

“Saya pun melompat ke sungai tetapi mereka terus menembak pada posisi saya menyelam ke dalam air, saya selamat karena di bawah arus sungai hingga selamat dari insiden itu," sambungnya.

Baca juga: Kasus Pembantaian 4 Anggota TNI AD, ini Komentar Komnas HAM Papua

Iqbal pun mengaku sempat melihat para pelaku menyerang rekannya-rekannya sesama prajurit menggunakan parang, panah, senjata api, dan senjata rakitan.

Atas insiden tersebut, empat anggota TNI di Posramil gugur. Empat anggota TNI tersebut diantaranya, Lettu Inf Dirman, Serda Ambrosius Apri Yudiman, Pratu Zul Ansar, dan Praka Muhammad Dhirhamsyah. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved