Breaking News:

Lipsus Burung Cenderawasih

Benhur Tomi Mano: Saya Setuju, Mahkota Cenderawasih Tak Boleh Digunakan Sembarang

“Saya sepakat. Hewan ini dilindungi oleh negara, jangan ada perburuan burung endemik tersebut hanya untuk PON nanti,” tegas Benhur Tomi Mano.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Roy Ratumakin
Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano. 

TRIBUN-PAPUA.COM: Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano sangat setuju kalau mahkota asli dari Burung Cenderawasih tak digunakan sembarangan, apalagi diperuntukan pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di tanah Papua.

“Saya sepakat. Hewan ini dilindungi oleh negara, jangan ada perburuan burung endemik tersebut hanya untuk PON nanti,” tegas BTM sapaan akrabnya menjawab pertanyaan Tribun-Papua.com, Selasa (8/9/2021) di Jayapura.

Menurut putra aslu Post Numbay tersebut, penggunaan mahkota asli Burung Cenderawasih hanya untuk tetua adat.

Baca juga: Mahkota Cenderawasih Bukan Cenderamata, PB PON XX Papua: Dilarang Keras

“Semoga hal ini tidak disalahgunakan pada pelaksanaan PON nanti,” ujarnya.

Untuk mengganti mahkota Burung Cenderawasih, orang nomor satu di Kota Jayapura tersebut mendorong para seniman untuk membuat dari bahan-bahan alam.

“Kalau bisa dibuat imitasi saja. Jangan korbankan hewan yang dilindungi oleh undang-undang,” tegasnya.

Pemerhati lingkungan hidup dan konservasi di Kota Jayapura, meminta Panitia Besar (PB) PON agar meniadakan penggunaan bagian tertentu dari Burung Cenderawasih, sebagai mahkota ataupun aksesoris.

Hal itu disampaikan pemerhati lingkungan dan konservasi Abdel Gamel Naser, melalui telewicara kepada Tribun-Papua.com Selasa (7/9/2021).

"Saya bersama teman-teman pengiat lingkungan di Jayapura dan daerah lainnya, berharap agar pada seremoni PON, mahkota Cenderawasih tidak dimunculkan,"

Baca juga: Tolak Mahkota Cenderawasih Dijadikan Cenderamata, Ramses Wally: Itu Kebesaran Adat Papua

Gamel bersama rekan-rekannya sesama pemerhati satwa endemik dan konservasi, meminta PB PON agar mensterilkan, semua aktivitas seremoni ataupun penyambutan tamu dengan mahkota asli Burung Cenderawasih.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved