Breaking News:

PON XX Papua

Soal Kunjungan Menteri ke Papua, Yunus Wonda: Kami Tak Melarang, Tolong Koordinasi

“Kalau ada koordinasi, minimal kami hadir untuk menjelaskan progress dari venue tersebut, sehingga ketika para menteri kembali ke Jakarta," kata Yunus

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/ Calvin Erari
Menko PMK Muhadjir Effendi, saat meninjau Rusun STFT di Kota Jayapura, Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM: Penyataan pedis sempat dilontarkan Ketua Harian Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Papua Yunus Wonda atas kedatangan sejumlah menteri ke Papua jelang pelaksanaan PON di Bumi Cenderawasih.

Pernyataan tersebut, kata Yunus bukan untuk menyinggung keberadaan para menteri kabinet Joko Widodo (Jokowi) jilid II tetapi hanya memberikan masukkan agar dapat melakukan koordinasi.

Baca juga: 1,4 Triliun Dana PON Pelum Turun, Yunus Wonda: Kami Jalan dengan 600 Miliar Dulu

“Mereka (menteri) yang datang ini kan tujuannya melihat kesiapan venue di Papua khususnya di empat klaster ini. Nah, ada baiknya mereka lakukan koordinasi dengan kami (PB PON). Ini kan tidak,” kata Yunus kepada awak media termasuk Tribun-Papua.com, Sabtu (11/9/2021).

Dikatakan, yang mengetahui progress dari venue tersebut adalah pihaknya selaku PB PON.

“Kalau ada koordinasi, minimal kami hadir untuk menjelaskan progress dari venue tersebut, sehingga ketika para menteri kembali ke Jakarta, dapat melaporkan kepada Presiden soal progress tersebut,” ujarnya.

“Kekuranganya ada dimana, mana yang sudah selesai dan mana yang belum selesai. Biar Presiden kita juga paham,” sambungnya.

Namun, politisi Partai Demokrat tersebut menegaskan bahwa progress venue di empat klaster telah rampung 100 persen.

Baca juga: Menkopolhukam Ijinkan Ada Penonton di PON, BTM: Terimakasih

“Rampung dalam arti venuenya sudah bisa dilaksanakan pertandingan, yang kurang hanya penataan taman beberapa venue. Tapi yang lainnya sudah selesai,” tukasnya.

Sebeleumnya, Yunus mengkritik kedatangan para menteri karena tak memberikan solusi soal permintaan anggaran sebesar 1,4 triliun yang diajukan oleh PB PON Papua.

"Terlalu banyak kunjungan menteri, tapi belum ada solusi tentang dana 1,4 sampai hari ini," tegasnya.

“kalau hanya sekadar datang terus berfoto-foto di veneu, bukan itu. Kalau bicara venue, venue di Papua sudah selesai kecuali rugby, itupun nanti tanggal 15 sudah selesai," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved