Breaking News:

Oknum Guru di Pondok Lecehkan Belasan Murid Laki-laki dalam Setahun, Begini Pengakuannya ke Polisi

Seorang oknum pengajar pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan berinisial JN (22) itu ditangkap polisi.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Thisiswhyimbroke.com/Tihk|Patent Pending
Ilustrasi penangkapan - Seorang oknum pengajar pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan berinisial JN (22) itu ditangkap polisi. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang oknum pengajar pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan berinisial JN (22) itu ditangkap polisi.

Ia ditangkap lantaran melecehkan sebanyak 12 orang santri laki-laki yang menjadi korbannya.

Jumlah tersebut kemungkinan bisa bertambah, mengingat polisi masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelaku.

Baca juga: Detik-detik Pesawat Rimbun Hancur Terbakar, Emergency Signal Terdeteksi hingga Diduga Tabrak Gunung

Baca juga: Daftar Kesembuhan Pasien Covid-19 di Masing-masing Daerah di Papua, Total 40.065 Orang

Untuk melancarkan aksi bejatnya, pelaku mengiming-imingi dan mengancam korban.

Dirkrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar Siallagan mengatakan, pelaku diduga sudah melakukan aksi bejatnya selama lebih dari satu tahun.

"JN sudah bekerja selama dua tahun, sedangkan perbuatan asusila dilakukan sejak Juni 2020 sampai kemarin perkara ini diungkap, jadi lebih dari satu tahun," katanya, dilansir Tribun Sumsel.

Awal terungkap

Kasus ini terungkap setelah salah satu korban mengeluhkan sakit di bagian sensitifnya.

Karena curiga, orangtua korban kemudian membawa anaknya ke rumah sakit.

Di sana diketahui bahwa korban telah mengalami kekerasan seksual.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved