Selasa, 21 April 2026

KKB Papua

Berupaya Brantas KKB di Kiwirok, Polda Papua Minta Bantuan Pasukan dari Mabes Brimob

Untuk menupas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Polda Papua meminta bantuan Brimob Mabes.

Istimewa/HO
Aparat TNI-Polri yang bertugas di Papua 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Untuk menupas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Polda Papua meminta bantuan Brimob Mabes.

Diketahui sebelumnya KKB masih bertahan di Distrik Kiwirok seusai melakukan aksi kekerasan.

Bahkan saat para aparat gabungan TNI-Polri mencapai Distrik Kiwirok, terjadi baku tembak dengan KKB.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri pun mengatakan telah ada dua Kompi Brimob Polda Papua di Distri Kiwirok untuk membantu para aparat.

Baca juga: Sosok Pratu Ida Bagus Putu, Prajurit TNI yang Gugur Ditembak KKB saat Amankan Evakuasi Jenazah

Baca juga: Ternyata Gabriela Meilani korban kekerasan KKB adalah Nakes Yang Diandalkan di Distrik Kiwirok

"Saya meminta dari Mabes satu kompi Brimob, diaman dua pleton Brimob Polda Papua sudah bergeser di sana," ujarnya di Jayapura, Rabu (22/9/2021).

Sementara itu, Fakhiri enggan berkomentar terkait isu Gerald Sokoy, salah satu menjadi sandera KKB.

"Saya fokus bekerja usut tuntas kejadian di Pegunungan Bintang, hasil penyidikan sedang didalami oleh Reskrim Polda Papua," ujar Jenderal dua bintang itu.

Baca juga: Kronologi Pratu Ida Bagus Putu Gugur Ditembak KKB saat Evakuasi Jenazah Suster Gabriella

Fakhiri menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan komunikasi dengan Pemerintah daerah setempat.

"Malam hari ini saya akan bertemu Bupati Pegunungan Bintang untuk pengelolaan situasi keaman disana," sambung Kapolda Papua.

Satu Prajurit TNI Gugur

KKB menembaki proses evakuasi jenazah Suster Gabriela Maelani di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang hingga menewaskan seorang anggota TNI, pada Selasa (21/9/2021).

Pratu Ida Bagus Putu, gugur dengan luka tembak di bagian kepala.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Reza Patria mengatakan, saat proses evakuasi jenazah Suster Gabriela sempat terjadi baku tembak dengan KKB pimpinan Lamek Taplo.

Baca juga: KKB Ganggu Evakuasi Jenazah Suster Gabriela di Kiwirok, Seorang Prajurit TNI Gugur Kena Tembak

Baca juga: Praktisi Hukum Buka Suara Soal Pembantaia Sadis KKB terhadap Suster di Kiwirok Pegunungan Bintang

Kontak senjata terjadi pada Selasa sekitar pukul 06.30 WIT. Saat kontak senjata tersebut, Pratu Ida Bagus tertembak di bagian kepala.

"Dalam pelaksanaan evakuasi tersebut ada anggota TNI yang berupaya melakukan pengamanan. Dalam proses pengamanan tersebut, anggota kita gugur karena kontak tembak dengan KKB," kata Kolonel Reza Patria, Selasa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved