Manfaat Bayam Merah

Kenapa Bayam Merah Tak Boleh Dihangatkan Kembali? Ini Penjelasan Dokter

Bayam merah tidak dianjurkan dipanaskan berulang kali karena dapat menghilangkan manfaat kandungannya. Tau kenapa? Baca selengkapnya.

tribunwow.com
Manfaat dan cara mengolah bayam merah 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Bayam Merah adalah satu dari sekian jenis sayuran yang cukup digemari masyarakat Indonesia.

Namun, bayam merah ternyata tidak dianjurkan untuk dipanaskan berulang kali karena dapat menghilangkan manfaat kandungannya. 

Menurut dokter Nur Cahyani, sayur bayam merah sebaiknya jangan dipanaskan.

"Tidak boleh dipanaskan," katanya, Jumat (2/7/2021).

Bukan tanpa alasan sayur bayam merah tidak oleh dipanaskan.

Baca juga: Cara Mengolah Bayam Merah Menjadi Camilan Enak

Pemanasan sayur bayam merah berulang-ulang bisa mengoksidasi kandungan zat besi di dalamnya, yang kemudian mengubah kandungan zat besi menjadi racun.

Dokter Tania Savitri menjelaskan, sayur bayam mengandung senyawa nitrat yang tidak berbahaya bagi tubuh.

Ketika dimasak, nitrat yang ada pada bayam tidak akan hilang. Nitrat akan masuk ke dalam tubuh kita saat makan.

Sebenarnya, Nitrat bisa memberikan beberapa manfaat bagi tubuh.

Baca juga: Bayam Merah Dapat Mencegah Kanker dan Anemia

Namun, saat kita makan bayam yang sudah dipanaskan beberapa kali, nitrat ini akan berubah menjadi nitrit di dalam tubuh.

Jika bertemu dengan senyawa lain, nitrit akan berubah menjadi karsinogen.

Karsinogen sendiri merupakan zat utama yang bisa menyebabkan tubuh kita terkena kanker.

Menurut dokter Tania, memanaskan bayam boleh saja, asal dilakukan dengan benar, tidak terlalu lama, dan tidak pada suhu yang sangat tinggi.

Baca juga: Aidit, PKI dan Agresi Militer di Papua

Baca juga: Hari ini Jenazah Gabriel Melani di Kembumikan di TPU Abepura

Hal ini juga membantu menjaga agar tidak banyak kandungan nutrisi dari bayam yang hilang saat dipanaskan.

Namun, ia menganjurkan tak baik memanaskan bayam berkali-kali karena dapat menghilangkan zat gizi  kandungannya.

Baca juga: Korban KKB Papua Gabriella Maelani Adalah Nakes yang Diandalkan di Pelosok Pegunungan Bintang

Selain itu, perhatikan penyimpanannya. Apabila disimpan terlalu lama di lemari es, kadar nitritnya akan semakin tinggi.

Jika berekasi bersama zat besi pada sel darah merah, bisa menyebabkan hemoglobin kesulitan mengikat osigen dan akibatnya tubuh kekurangan oksigen.(*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved