Jumat, 22 Mei 2026

KKB Papua

Kaki Senat Soll Pentolan KKB Yahukimo Diamputasi Sebelum Meninggal

Tersangka serangkaian pembunuhan di Kabupaten Yahukimo tersebut menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Bhayangkara Jayapura.

Tayang:
Tribun-Papua.com/Kompas.com
Tokoh KKB Yahukimo, Senat Soll, tengah menjalani perawatan di ruang tahanan RS Bhayangkara Jayapura, Papua, Jumat (3/9/2021)(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI) 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pecatan TNI yang menjadi pentolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Yahukimo, Papua, Ananias Yalak atau Senat Soll meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura pada Minggu (26/9/2021) malam.

Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol dr Nariyana sebelum meninggal, tersangka serangkaian pembunuhan di Kabupaten Yahukimo tersebut menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Bhayangkara Jayapura.

Senat Soll masuk ke Rumah Sakit Bhayangkara pada 2 September 2021. 

"Saat itu, kondisinya luka tembak pada bagian paha kanan, maupun tungkai kanan," sebut Nariyana.

Baca juga: Senat Soll Eks TNI yang Jadi Tokoh KKB Papua Meninggal di Rumah Sakit

Dia menjelaskan, ada bagian pembuluh darah yang robek cukup besar pada luka tembak di bagian kaki Senat Soll, sehingga dilakukan perawatan, dan juga pembersihan. 

"Namun karena banyaknya jaringan yang mati, sehingga kami lakukan amputasi pada kaki sebelah kanan," jelasnya.

Dia memastikan perawatan bagi Senat Soll lebih terkontrol oleh perawat maupun dokter.

Baca juga: Pentolan KKB Yahukimo Senat Soll Meninggal di RS Bhayangkara Jayapura

"Secara intensif kami perhatikan kesehatan pasien Senat Soll ini, yang mana sempat adanya penurunan elemen kimia, yakni albumin," paparnya.

Kemudian, pihaknya melakukan transfusi albumin, namun kondisi pasien tetap saja tidak mengalami peningkatan, dan akhirnya meninggal pada Minggu (26/9/2021) malam. 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal merincikan detail kronologis meninggalnya pentolan KKB tersebut. 

Baca juga: Ironis, Oknum ASN Yahukimo Pemasok Senjata KKB Papua Berhubungan Langsung Senat Soll

"Pada Minggu, pukul 18.17 WIT, piket jaga tahanan di RS Bhayangkara mendapatkan informasi dari dokter, terkait kondisi Senat Soll yang makin memburuk," katanya. 

Hal itu dikarenakan oksigen dalam darahnya mengalami penurunan, sehingga dipasangkan oksigen. 

Kemudian, pada pukul 20.00 WIT, Ahmad menyebutkan kondisi Senat Soll, masih dalam keadaan kritis.

Kala itu kadar oksigen Senat Soll menurun kembali, sehingga dilakukan pemasangan HRM situasi oksigen 76% sampai 96%.

Baca juga: Dokter Ungkap Penyebab Pentolan KKB Senat Soll Tewas: Saat Terkena Tembak Ada Bakteri Masuk

Pa0da pukul 22.30 WIT, karena keadaan Senat Soll semakin memburuk, akhirnya dilakukan pemasangan inkubasi. 

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved