Breaking News:

Alasan Polisi Kembali Otopsi Jenazah Ibu dan Anak di Subang yang Sudah Dikubur, Ada Penemuan Baru

Polisi akhirnya kembali melakukan otopsi untuk mengungkapkan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

Editor: Claudia Noventa
KOMPAS.COM/FARIDA
Rumah Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, korban pembunuhan di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Polisi akhirnya kembali melakukan otopsi untuk mengungkapkan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

Diketahui, kedua korban yakni Tuti dan Amalia Mustika Ratu telah dimakamkan pada 19 Agustus 2021 lalu.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Erdi A Chaniago mengungkapkan alasan kembali melakukan otopsi pada jenazah dua korban pembunuhan itu.

Hal itu terkait sebuah bukti baru yang ditemukan oleh penyidik.

Baca juga: 10 Korban Kericuhan Yahukimo Dievakuasi ke Jayapura Papua, 56 Terduga Pelaku Ditangkap

Baca juga: Asosiasi Bupati di Papua Dukung Kejati Ungkap Kasus Korupsi KPA, Jaksa: Tersangka Segera Ditetapkan

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Erdi A Chaniago mengatakan, penyidik menemukan sebuah bukti baru.

Menurut Erdi, otopsi perlu kembali dilakukan untuk mencari kesesuaian antara bukti yang ditemukan dengan kondisi jenazah.

Sebab, bukti baru tersebut diduga terkait dengan penyebab kematian korban.

"Kenapa kita lakukan otopsi lagi, karena kita sedang mencari kesesuaian antara bukti dan petunjuk yang telah kita temukan yang baru, dengan bukti penyebab kematian," kata Erdi saat dihubungi, Senin (4/10/2021).

Adapun kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang ini terjadi pada 18 Agustus 2021.

Kedua korban ditemukan meninggal dalam keadaan bertumpuk di bagasi mobil Toyota Alphard yang terparkir di pekarangan rumah mereka.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved