Breaking News:

Ada Aktor Intelektual di Balik Kericuhan di Yahukimo, Polda Papua: Tidak Ada Ampun bagi Pelaku

Tersangka kericuhan di Yahukimo yang terjadi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, pada Minggu (3/10/2021) siang lalu, bertambah.

Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri - Tersangka kericuhan di Yahukimo yang terjadi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, pada Minggu (3/10/2021) siang lalu, bertambah. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Tersangka kericuhan di Yahukimo yang terjadi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, pada Minggu (3/10/2021) siang lalu, bertambah.

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan tersangka kini bertambah menjadi 24 orang.

"Tersangka sudah 24 orang, tadi ditangkap dua lagi, semuanya sedang berproses," kata Fakhiri.

Kini, pihak kepolisian masih memburu seorang aktor utama dan intelektual kericuhan tersebut.

Baca juga: Desak Aktor Kerusuhan Yahukimo Diungkap, Tokoh Masyarakat Suku Yali: Kami Bagian dari Korban

Baca juga: Soal Tersangka Kasus Kerusuhan di Yahukimo yang Tewaskan 6 Orang, Polisi Sebut Bakal Bertambah

YAHUKIMO MEMBARA - Mantan Bupati Yahukimo, Abock Busup dikabarkan meninggal dunia di Jakarta, Minggu (3/10/2021) pagi. Sejumlah warga di Kabupaten Yahukimo mulai membakar sejumlah rumah dan melempari toko.
YAHUKIMO MEMBARA - Mantan Bupati Yahukimo, Abock Busup dikabarkan meninggal dunia di Jakarta, Minggu (3/10/2021) pagi. Sejumlah warga di Kabupaten Yahukimo mulai membakar sejumlah rumah dan melempari toko. (ISTIMEWA)

"Masih ada satu aktor utama yang belum ditangkap di Yahukimo, saya sudah perintah Kapolres untuk tangkap, ada juga aktor intelektualnya," kata Fakhiri di Dekai, Jumat (8/10/2021).

Kapolda pun telah mengunjungi Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, untuk melihat langsung lokasi kericuhan dan tempat pengungsian masyarakat hari ini.

"Saya sudah melihat langsung Gereja Gidi yang jadi sasaran pertama penyerangan dan ada empat rumah yang dibakar termasuk rumah pendeta. Dan di tempat ini lah korban-korban pertama (jatuh), baik meninggal maupun yang luka," ujarnya di Dekai.

Masih kejar pelaku

Kapolda memastikan proses penegakan hukum kasus kericuhan yang terjadi pada 3 Oktober 2021 tersebut akan diusut tuntas tanpa pandang bulu.

Terkait penyebab kerusuhan yang dihubungkan dengan kematian mantan Bupati Yahukimo Abock Busup, Fakhiri menegaskan akan tetap memproses kasus tersebut.

Baca juga: Sosiolog: Konflik di Yahukimo Papua Pecah Karena Warga Termakan Hoaks

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved