Breaking News:

Cium Bau Busuk, Warga Indramayu Heboh Temukan Jasad Hangus Tinggal Kerangka di Dalam Hutan

Warga di Desa Sanca, Kecamatan Gantar heboh dengan penemuan sesosok mayat dalam kondisi hangus terbakar tinggal menyisakan kerangka.

capitalfm.co.ke
Ilustrasi garis polisi - Warga di Desa Sanca, Kecamatan Gantar heboh dengan penemuan sesosok mayat dalam kondisi hangus terbakar tinggal menyisakan kerangka. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Warga di Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat heboh dengan penemuan sesosok mayat dalam kondisi hangus terbakar tinggal menyisakan kerangka dan tengkorak.

Dalam penyelidikannya, polisi menemukan dompet di sekitar lokasi kejadian diduga milik korban.

Namun, dalam dompet itu hanya ditemukan sejumlah uang tanpa ada identitas dari korban.

Penemuan tersebut tepatnya terjadi di kawasan hutan desa setempat di Petak 47 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sanca, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sanca, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Indramayu, pada akhir pekan kemarin.

Baca juga: Viral Video Sopir Truk Dipalak Uang Keamanan, Polisi Bongkar Fakta: Hanya Main-main untuk Konten

Baca juga: Hindari Utang, Pengusaha Terlur Ini Heboh Bikin Skenario Dibegal Rp1,3 Miliar, Begini Nasibnya

Berdasarkan informasi yang diterima, penemuan tersebut bermula saat seorang warga tengah berada di kawasan hutan Perum Perhutani untuk mengolah tanah.

Saat itu, dia justru mencium bau busuk yang menyengat.

Setelah dicari sumber bau tersebut, dia terkejut karena menemukan mayat dalam kondisi hangus terbakar.

Warga itu kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gantar.

Kapolres indramayu, AKBP M Lukman Syarif, melalui Kapolsek Gantar, Iptu Maman Kusmanto, membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Kami datang ke lokasi disusul beberapa anggota Inafis Satreskrim Polres Indramayu yang saya hubungi sebelumnya. Saat datang ke lokasi korban sudah meninggal dunia dengan luka bakar menyisakan tulang tengkorak di kepalanya," ujar dia, Senin (11/10/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved