Virus Corona di Papua
Atletnya Disebut Kabur dari Tempat Isolasi Covid-19, KONI DIY Klarifikasi: Pelatih Tak Paham Prokes
Ketua KONI DIY Djoko Pekik mengatakan, pelatih tersebut tidak berniat untuk lari dari tempat isolasi.
TRIBUN-PAPUA.COM - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membantah bahwa ada atletnya di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua kabur dari tempat isolasi Covid-19.
KONI DIY menjelaskan bahwa orang yang disebut kabur tersebut merupakan seorang pelatih, bukan atlet peserta pertandingan.
Namun, pelatih tersebut tidak berniat untuk melarikan diri dari tempat isolasi.
Baca juga: Klasemen Sementara PON XX Papua hingga Hari Ini, Selasa 15 Oktober 2021: Jawa Barat Genggam 96 Emas
Baca juga: 7 Atlet di PON Papua Keluar dari Tempat Isolasi sebelum Selesai, Jokowi Minta Kembali Dikarantina
Ketua KONI DIY, Djoko Pekik mengatakan, bahwa pelatih tersebut tidak paham dengan protokol kesehatan untuk orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sepulang dari mengikuti PON di Papua.
"Pelatih itu tidak paham soal protokol kesehatan untuk penanganam Covid-19 setelah pulang dari bertanding di PON. Karena kita belum ada aturan yang mengatur," kata Djoko saat dihubungi, Selasa (12/10/2021).
Menurut Djoko, pelatih itu sudah diperiksa dan dinyatakan tidak terjangkit Virus Corona sebelum terbang dari Papua ke Yogyakarta.
Setiba di Yogyakarta, orang tersebut kembali diperiksa, kali ini dinyatakan positif Covid-19.
Sang pelatih kemudian langsung menjalani isolasi di salah satu hotel.
"Selang beberapa hari dilakukan tes PCR lagi dan hasilnya negatif, sekarang sudah pulang ke rumahnya," kata Djoko.
Karena pulang lebih awal dari masa isolasi yang diatur pemerintah, pelatih ini dianggap kabur.
Djoko mengungkapkan, ada lima atlet dari DIY yang terjangkit Covid-19 jelang keberangkatan ke Papua.
Seluruhnya merupakan atlet untuk cabang olahraga polo air.
Baca juga: Timnas Indonesia Menang Telak dari Taiwan, Shin Tae-yong: Pemain Paham Taktik yang Saya Inginkan
Kelima baru menyusul ke Papua setelah menjalani isolasi di Gedung UC UGM dan dinyatakan negatif Covid-19 setelah beberapa kali pemeriksaan PCR.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, ada tujuh atlet di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang positif Covid-19 dan kembali ke kota asalnya sebelum selesai masa isolasi.
Menurut dia, atlet-atlet tersebut telah berhasil pulang ke tempat asalnya, yakni satu orang ke Tarakan, dua orang ke Jambi, tiga orang ke Sidoarjo, dan satu orang ke Yogyakarta.