5 Fakta Mahasiswa yang Demo Dibanting Aparat hingga Kejang-kejang, Berpotensi Langgar HAM
Pada video itu memperlihatkan anggota polisi berpakaian hitam dan mengenakan rompi memiting seorang mahasiswa UIN Maulana Hasanudin bernama Faris.
Atas insiden tersebut, Brigadir NP meminta maaf kepada Faris dan orang tua Faris. Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung di Mapolresta Tangerang.
“Saya meminta maaf kepada mas Faris atas perbuatan saya dan saya siap bertanggung jawab atas perbuatan saya. Saya sekali lagi minta maaf kepada Mas Faris dan keluarga,” kata Brigadir NP.
Usai meminta maaf, Brigadir NP lalu menyalami dan memeluk Faris. Dia juga bersalaman dengan ayah Faris.
4. Respons Kompolnas
Tindakan represif polisi membanting mahasiswa ini mendapat tanggapan dari berbagai pihak, termasuk Komisioner Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti yang memberikan tanggapannya mengenai insiden mahasiswa dibanting polisi ini.
Menurutnya, peran polisi dalam mengamankan aksi demonstrasi harus dilakukan secara humanis dan sesuai aturan yang berlaku.
“Meski pada masa PPKM level 3 masih belum boleh berdemonstrasi dan aksi dikatakan tanpa izin, tetapi dalam membubarkan aksi harus humanis,” kata Poengky kepada Kompas.tv.
Adapun aturan mengenai penanganan aksi demontrasi, kata Poengkym diatur dalam Peraturan Kapolri (Perkap) terkait penggunaan kekuatan, yaitu Perkap 1 tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dan Perkap 8 tahun 2009 tentang Implementasi Standar dan Prinsip HAM dalam pelaksanaan tugas Polri.
Baca juga: Petani Dibunuh Tetangga Gara-gara Ternak Berkeliaran, Polisi: Ditembak 7 Kali dengan Senapan
5. Berpotensi langgar HAM
Selain itu, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) juga memberikan reponsnya dengan mengecam tindakan represif tersebut.
Ketua Komnas HAM Choirul Anam mengatakan bahwa tindakan tersebut berpotensi melanggar HAM.
“Tentu saja ini potensial melanggar hak asasi manusia dan juga kami yakin juga potensial melanggar apa namanya protap internal kepolisian. Oleh karena itu, harus diupayakan agar tidak berulang kembali,” kata Coirul dalam video yang diterima Kompas.tv, Kamis (14/10/2021).
(*)
Berita daerah lainnya
Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul 5 Fakta Terkini Mahasiswa Dibanting Polisi, Kejang-kejang hingga Aparat Berpotensi Langgar HAM