PON XX Papua
Max Karubaba: PB PON Harus Sampaikan Kejelasan Perihal Undangan Closing PON XX
Perwakilan Pemuda Saireri Papua di Jayapura mendesak Panitia Besar (PB) PON XX, untuk memberikan kejelasan perihal undangan penutupan PON XX.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Perwakilan Pemuda Saireri Papua di Jayapura mendesak Panitia Besar (PB) PON XX, untuk memberikan kejelasan perihal undangan penutupan PON XX kepada masyarakat.
Melalui rilis yang diterima Tribun-Papua.com Kamis (14/10/2021) Wakil Ketua 1 Pemuda Saireri Papua Max Karubaba, mengatakan pihaknya secara tegas, meminta kejelasan dari panitia soal undangan hologram untuk akses masuk.
"Mestinya informasi proses pengambilan tiket disampaikan secara jelas dan rinci ke publik, terkait ketersediaan waktu dan tempat, yang memadai sehingga, tidak terjadi kerumunan," kata Max.
Baca juga: Demi Nonton Penutupan PON XX, Warga Kota Jayapura Rela Tunggu Undangan Sampai Dini Hari
Pihaknya menilai ada 2 penyebab utama yang mengakibatkan proses tiketing dan undangan PON XX Papua, menjadi amburadul.
Pertama, menurutnya, PB PON sebagai pihak peyelenggara tidak menyampaikan secara jelas ke publik, terkait waktu dan tempat pengambilan tiket.
Kemudian kedua, pelayanan pengambilan tiket yang dilaksanakan di halaman Kantor Otonom Kotaraja, terkesan terburu-buru sehingga, proses pengambilan tiket tidak teratur secara baik.
"Kami menilai ada pembiaran oleh PB PON, sehingga ribuan masyarakat dibiarkan berkerumun berjam-jam, tanpa informasi yang jelas dari panitia," kesalnya.
Sehingga situasi tersebut menurutnya, berpotensi menimbulkan kluster baru Covid-19.
Pihaknya menilai, kesukseskan pelaksanaan PON XX tidak terlepas dari peran serta masyarakat Papua.
Baca juga: H-1 Closing PON XX, Warga Kota Jayapura Masih Padati Kantor Otonom Kotaraja
Dibuktikan dengan dua hal, pertama masyarakat dengan aktif ikut menjaga suasana kamtibmas, sehingga pelaksanaan PON XX berjalan aman.
Kedua, menurutnya, tingginya animo masyarakat dalam mengunjungi dan meramaikan venue-venue untuk menyaksikan setiap pertandingan, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, yang diinstruksikan oleh pemerintah.
Baca juga: Selain Tolak Ikan Tawar dari Jayapura, PT Pangansari Utama Juga Tak Gunakan Telur Ayam Lokal
"Kami juga melihat tingginya antusias masyarakat untuk menyaksikan secara langsung penutupan PON XX di Stadion Lukas Enembe nantin," ujar Max.
Namun masyarakat menjadi korban, akibat proses tiketing yang tidak beraturan, oleh penyelenggara.
Terakhir, dirinya menegaskan momen OC dan CC PON XX, ialah momen pesta rakyat bagi masyarakat Papua, karena momen ini mungkin sangat lama terulang lagi di Papua.
Sehingga panitia perlu memberikan kesempatan yang seluas-luasnya, kepada masyarakat untuk menyaksikan momen tersebut, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/masyarakat-kota-jayapura.jpg)