Senin, 20 April 2026

PON XX Papua

Srikandi Papua, Ona Paays Rebut Medali Emas Pertama Tinju

Srikandi tuan rumah, Ona Paays akhirnya meraih medali emas pertama dari cabang olahraga Tinju PON XX Papua, Rabu (13/10/2021) Siang.

Penulis: Arni Hisage | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Tio Effendy
Ona Paays Berhasik Mendapatkan Medali Emas Pertama Tinju PON XX Untuk Tanah Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Srikandi tuan rumah, Ona Paays akhirnya meraih medali emas pertama dari cabang olahraga Tinju PON XX Papua, Rabu (13/10/2021) Siang.

Atlet kebangaan Bumi Cenderawasih itu berhasil medali emas dari nomor women's pin 45 kilogram putri.

Bermain di partai final melawan Angelina Niis asal Nusa Tenggara Timur, Ona Paays mendapat dukungan penuh dari publik tuan rumah.

Baca juga: Tidak Ada Kejelasan Soal Undangan Closing PON XX, Warga Serbu Kantor Otonom Kotaraja

Suara dukungan masyarakat Papua terhadap Ona sangat lah luar biasa, bahkan diluar venue ratusan masyarakat juga meneriaki dengan semangat atlet tuan rumah itu.

Pada ronde pertama, Ona melakukan berbagai upaya penyerangan melalui tangan kanannya.

Sedangkan sang lawan, Angela berulang kali melakukan upaya serangan balik dengan menekan melalui kedua tangannya.

Namun straight yang dikeluarkan belum mampu membuat poin berkat pertahanan ketat srikandi tuan rumah.

Ona Paays sempat mengejutkan publik GOR Cenderawasih berkat upper cut andalannya yang berhasil mengenai dagu dari Angela.

Pada ronde kedua, Ona Paays juga berhasil tampil menekan sang lawang hingga ke sudut ring pertarungan.

Baca juga: Ketua Imawar Habelino Sawaki Menilai Ada Indikasi Penyalahgunaan Jabatan di Waropen

Bahkan Angela sempat terjatuh usai terkena hook keras dari atlet tuan rumah.

Namun ia berhasil bangkit kembali sebelum wasit melakukan hitungan.

Ronde ketiga berjalan dengan dikuasai oleh Ona Paays.

Paham sang lawan mulai kelelahan ia terus melancarkan pukulan pada atlet Nusa Tenggara Timur itu.

Ona pun dinyatakan sebagai pemenang usai pertandingan berkat unggul perolehan angka.

Angelina Niis akhirnya harus puas diperingkat kedua dan disusul dua atlet lainnya yang kalah pada partai semifinal.

Yakni, Shinta Agustini asal Nusa Tenggara Barat dan Metirina Nenohai dari Maluku Utara yang berhak atas medali perunggu. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved