Breaking News:

PON XX Papua

Tidak Ada Kejelasan Soal Undangan Closing PON XX, Warga Serbu Kantor Otonom Kotaraja

Tersisa 2 hari lagi menuju acara penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, warga Kota Jayapura menyerbu Kantor Otonom Kotaraja di Abepura.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
PON XX PAPUA - Warga Kota Jayapura yang memadati pelataran Kantor Otonom Kotaraja Distrik Abepura, untuk mendapatkan undangan berhologram, agar bisa masuk saat acara penutupan PON XX, Rabu (13/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tersisa 2 hari lagi menuju acara penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, warga Kota Jayapura menyerbu Kantor Otonom Kotaraja di Abepura.

Hal itu dilakukan warga Kota Jayapura, untuk meminta kejelasan pihak Panitia Besar (PB) PON XX Kota Jayapura

Berdasarkan laporan yang diterima Tribun-Papua.com Rabu (13/10/2021) warga berbondong-bondong ke Kantor Otonom Kotaraja, dari pukul 09.00 WIT, agar bisa mendapatkan undangan acara penutupan event empat tahunan itu.

Baca juga: Ketua Imawar Habelino Sawaki Menilai Ada Indikasi Penyalahgunaan Jabatan di Waropen

Melalui gawainya kepada Tribun-Papua.com, salah satu warga, Muhammad Bayu (27) mengatakan dirinya bersama rekan-rekannya datang, untuk mendapatkan undangan berhologram.

"Karena infonya kan, harus punya undangan berhologram, baru bisa masuk ke stadion untuk nonton acaranya," katanya.

Dirinya juga mengatakan telah datang di Kantor Otonom Kotaraja sejak pagi, namun hingga siang, belum mendapatkan kejelasan dari pihak panitia.

Pria yang berdomisili di Kotaraja itu, juga mengaku ingin sekali bisa mengakses masuk Stadion Utama Lukas Enembe, untuk dapat menyaksikan upacara penutupan PON XX.

"Ini sudah di Papua, momen PON ini kapan lagi baru ada di sini (Papua), jadi harus kita nonton," ujarnya

Sekadar diketahui, acara penutupan PON XX Papua akan berlangsung Jumat (15/10/2021) di Stadion Utama Lukas Enembe Kabupaten Jayapura.

Baca juga: Sempat Ada Teriakan, Ini Kronologis Kejadian Terbakarnya Ruko Rezeki di Abepura

Pihak penyelenggara membatasi jumlah penonton, sebab dikhawatirkan akan mencipatakan kluster baru Covid-19.

Untuk itu, bagi masyarakat yang mendapatkan undangan berhologram saja, yang diijinkan masuk ke dalam Stadion Lukas Enembe, saat perhelatan acara penutupan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved