Breaking News:

Informasi CPNS Papua Barat

Wilayah Heterogen, Formasi CPNS Kota Sorong dibagi 60 - 20

Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat, menetapkan formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 adalah 60 - 20 persen.

TRIBUN-PAPUA.COM
Wali Kota Sorong, Lambert Jitmau 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat, menetapkan formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 adalah 60 - 20 persen.

Wali Kota Sorong, Lambert Jitmau mengatakan, ketentuan yang ditetapkan oleh Kemenpan RB berdasarkan usulan dari daerah, khusus orang asli Papua (OAP) 80 persen dan non OAP 20 persen.

"Kalau di Kota Sorong tidak, saya 60 untuk OAP, 20 non OAP sementara 20 untuk yang lulus murni (OAP dan non OAP)," ujar Jitmau, kepada sejumlah awak media, Senin (18/10/2021).

Untuk 20 persen CPNS yang lulus murni, bisa dari OAP atau non OAP.

Baca juga: Jelang Peparnas XVI, Cabor Atletik Nomor Lari Menengah Jarak Jauh Siap 100% 

"Ini Kota Sorong, masyarakat heterogen ada di situ. Jadi keputusan yang saya ambil ini sifatnya untuk merangkul semua pihak," tuturnya.

"Kuota tahun 2018 itu ada 554 jadi tidak ada gesekan sesuai dengan presentasi tadi," ucapnya.

Baca juga: Guru Besar Hukum Uncen Papua: Otsus bukan gagal tapi ekskutor yang tidak mumpuni

Jadi lewat pertimbangan masyarakat heterogen, pihaknya mengambil keputusan 60 - 40 untuk merangkul semua.

Baca juga: Jadi Pembicara Komjen Paulus Nilai Penyelenggara Pemerintahan di Papua Perlu Dibenahi

"Yang bangun Kota Sorong bukan kita orang Papua saja, mereka yang non Papua juga. Jadi itu yang harus kita jaga," ungkap Jitmau.

Terkait formasi 2021 di Kota Sorong, pihaknya belum bisa memberikan keterangan. "Jangan ngomong sesuatu yang belum pasti," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved