Minggu, 26 April 2026

Feature

Albert Fakdawer, Dari Aktor Film Hingga Jadi Musisi

Penyuka musik itu pernah berperan sebagai aktor film Denias senandung diatas awan hingga tampil diajang AFI Junior

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Maickel Karundeng
Albert Fakdawer for Tribun-Papua.com
Musisi Albert Thom Josua Fakdawer 

"Tarian antara main bola dan main musik, namun saya memilih jalan saya sendiri, bermusik,"ujarnya.

Baca juga: Persipura Bersiap Hadapi Persik Kediri, Jacksen Waspadai 3 Pemain Macan Putih

Aktor Film
Masih di 2004, usai bergabung di ajang AFI Junior, lelaki berdarah campuran Biak-Serui itu, pernah bergabung didunia perfilman.

Waktu itu, ia diminta memerankan sosok Denias. Film itu berjudul Denias, Senandung di atas awan.

"Jadi ceritanya berawal dari gelaran AFI Junior, dilirik oleh mertuanya Kaka Ari Sihasale, sehingga ketika selesai, kami ada 5 orang, bertemu untuk diskusi soal film,"kata Albert menjelaskan dari balik layar hendphonnya.

Baca juga: Persipura Bersiap Hadapi Persik Kediri, Jacksen Waspadai 3 Pemain Macan Putih

Saat itu, media sosial belum menjamur, media transformasi masih kecil, akhirnya Albert diberikan kesempatan menjadi pemeran utama dalam film Denias.

"Saat itu, mereka (kaka Ari dan Nia) hanya menginginkan saya bisa berakting, tanpa terganggu dengan kamera, dibikin senatural mungkin,"ujar Albert sembari mengingat kembali.

Ingatan Albert masih kental, waktu itu dia baru berumur 6 tahun, sudah mengikuti proses syuting film.

Sejak itu, syuting film tersebut pada Mei 2006, didua daerah berbeda yakni Timika dan Wamena.

Baca juga: Mengenal Hara dan Wara, Maskot Peparnas XVI Papua

Dalam film itu, Albert berupaya mencocokkan karakter Denias di dalam dirinya. Meski demikian, Albert berdalih tak ada kesulitan berarti, kala itu.

"Saya hanya berdoa waktu itu, Tuhan apa yang bisa saya lakukan untuk Papua, dan semua dipermudah,"katanya.

Salah satu karakter Denias yang diminta harus diperankan ialah sosok yang natural dan apa adanya, serta tidak dibuat-buat seperti khalayak biasa.

Baca juga: Mengenal Hara dan Wara, Maskot Peparnas XVI Papua

Yang menjadi favorit dalam Film Denias, Albert menyebut saat part "Maleo berkata kepada Denias, kalau belajar itu bisa di mana saja."

Menurut Albert, pesan dalam kalimat itu sangat benar dirasakannya, tatkala putus kuliah di salah satu kampus di Karawaci, karena kendala finansial.

Namun kata-kata yang diucapkan Maleo dalam film itu, menginspirasi hidupnya untuk tak putus asa, walaupun mengenyam pendidikan tinggi.

"Bukan berarti hidup selesai, karena tidak berpendidikan,"ujarnya.

Baca juga: Sambut Kedatangan Jokowi ke Kalsel, Ratusan Mahasiswa Unjuk Rasa Tuntut Janji

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved