Senin, 4 Mei 2026

PON XX Papua

KILAS BALIK PON #1: Papua Sang Juara Rugby

Tim rugby putera Papua kembali meraih medali emas usai menumbangkan DKI Jakarta di partai final PON XX 2021, dengan skor akhir 10-7.

Tayang:
Penulis: Paul Manahara Tambunan | Editor: Roy Ratumakin
PB PON PAPUA XX
Pertandingan merebut medali emas rugby putera antara tuan rumah Papua Vs DKI Jakarta di venue rugby PON XX kompleks TNI AU Sentani, Kabupaten Jayapura pada Kamis (14/10/2021). Papua juara setelah tim putera berdarah-darah. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Paul Manahara Tambunan

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tim rugby putera Papua kembali meraih medali emas usai menumbangkan DKI Jakarta di partai final PON XX 2021, dengan skor akhir 10-7.

Prestasi ini terbilang luar biasa. Sebab, mempertahankan juara yang sebelumnya diarih pada PON XIX Jawa Barat 2016 begitu menguras keringat.

Setahun PON XX Papua tertunda akibat pandemi Covid-19. Namun, anak-anak asuhan George Deda tak menyurutkan langkah untuk konsisten berlatih demi juara.

Baca juga: Manager Rugby Papua: Medali Emas Kami Persembahkan untuk Tanah Papua

Hari itu, Kamis (14/10 2021). Kaki anak-anak Papua berlari dan menari-nari, layaknya Kanguru dan burung Cenderawasih.

Bak perang suku, mereka memeluk erat bola rugby sembari menggedor tiang pertahanan lawan. Semuanya dimainkan penuh kerja sama dibarengi strategi.

Venue Rugby Papua di kawasan TNI Angkatan Udara Doyo Baru, Sentani, Kabupaten Jayapura menjadi saksi bisu. Lomba digelar di seri sevens (7s’).

Tujuh atlet Papua diturunkan ke lapangan. Mereka; Ronald Demena (captain), Zeruya Rumwaropen, John Wally, Geraldus Apokpits, Yakob Beanal, Nathan Aninam, dan Freddy Joku.

Sementara lima cadangan; Jhon Rizal Kaway, Septinus Oyaitow, Abraham Taime, Nganop Taplo, dan Micael Mebri.

Rata-rata belasan pemain Papua tersebut telah mengikuti kejuaraan nasional (Kejurnas), bahkan enam di antaranya gabung di timnas Indonesia.

Pertandingan antara tuan rumah kontra DKI Jakarta yang berlangsung selama dua babak (ining) 2 x 7 menit, itu tampak sengit.

Baca juga: Rugby Papua Raih Medali Setelah Taklukan DKI Jakarta 10 : 7

Permainan kedua tim menyita perhatian. Saling adu otot, dan menghipnotis ratusan penonton. Tim rugby putera Papua keluar sebagai juara.

Mereka meraih medali emas di akhir laga.

Anak-anak Papua meratapi langit. Dengan mata berkaca-kaca, tim serta pendukungnya menyampaikan syukur kepada Tuhan atas kerja keras yang tak sia-sia.

 “Saat meraih kemanangan, rasanya langit seperti runtuh. Ada awan putih di langit biru seperti tanda salib,” ujar Yakob Beanal, pemain andalan tim, bernomor punggung 10.

Baca juga: Yansen Tinal: Penampilan Rugby Papua Hari Ini Memuaskan

Riuh penonton membuat suasana haru. Kemenangan dirayakan dengan balutan doa syukur.

Sementara, tim rugby putri Papua hanya mampu menyumbangkan medali perak, setelah kandas di partai final melawan tim tamu DKI Jakarta dengan skor 12-10.

Ada 12 atlet yang tergabung dalam tim rugby putri.

Antara lain Marice Olua (captain), Sisilia Sowai, Megawati Kainakaimu, Aprilia Yapsenang, Lince Degei, Dina Verdinanda Olua, Ina Yahmin, Yustina Deda, Serly Matindas, Alince Wenda, Ribka Epa, dan Jeanit Mansi.

Pelatih Kepala Rugby Papua, George Deda mengatakan kemenangan yang diraih timnya berkat campur tangan Tuhan.

"Sesuatu yang luar biasa, puji nama Tuhan sebab pertandingan ini dapat selesai dengan baik," kata Deda.

Menurutnya, raihan medali emas dan perak di PON XX kali ini merupakan harga diri tim rugby putra dan putri Papua.

Baca juga: Laga Perdana, Pelatih Rugby Papua Puji Penampilan Anak Didiknya

"Ini harga diri untuk kami, dan ini sesuatu yang luar biasa untuk tetap bersyukur kepada Tuhan," ujarnya.

Deda menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat Papua bagi tim kebanggaannya.

Manager Rugby Papua, Fernando Archiles Yansen Tinal juga menyampaikan hal yang sama.

Medali emas dan perak yang diraih adik-adiknya dipersembahkan untuk tanah Papua.

Pelatih Kepala Tim Rugby Papua, George Deda (tengah) dan dua perwakilan atlet rugby putera dan putri Papua pose bersama usai merebut medali emas dan perak PON XX.
Pelatih Kepala Tim Rugby Papua, George Deda (tengah) dan dua perwakilan atlet rugby putera dan putri Papua pose bersama usai merebut medali emas dan perak PON XX. (Dok: George Deda for Tribun-Papua.com)

Yansen memberi dukungan penuh agar performa permainan tim Papua benar-benar memuaskan, juga menghibur.

"Hasil hari ini sangat memuaskan sekali, di mana semua bisa terjadi sesuai dengan harapan kami."

 “Medali emas ini kami persembahkan untuk tanah Papua,” ujar Yansen, adik kandung dari mantan Wakil Gubernur Papua almarhum Klemen Tinal.

Tuntas sudah perjuangan tim rugby putera dan putri Papua. Mereka boleh dibilang sebagai pahlawan rugby dari Bumi Cenderawasih. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved